Connect With Us

Ini Sosok Pelukis Tembok di Kampung Tematik Tangerang

Redaksi | Rabu, 17 Maret 2021 | 11:54

Seniman yang melukis di tembok kampung-kampung tematik yang ada di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Anita Puspita Sari)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah seniman berkolaborasi mengekspresikan karya muralnya di tembok kampung-kampung tematik yang ada di Kota Tangerang.

Seperti di Kampung Pink, kawasan Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Mereka melukis mural tentang berbagai macam tema, salah satunya adalah lukisan bertemakan Sea World yang sedang dilukis oleh salah satu seniman, yaitu Ale RumahSeni28.

Ale memulai dunia seni saat dirinya masih duduk di bangku SMP dan berawal dari hobi. Namun dari hobi tersebut, Ale mulai berkecimpung langsung bekerja untuk lebih menekuni bidang seni pada tahun 2010 hingga saat ini.

Seniman yang melukis di tembok kampung-kampung tematik yang ada di Kota Tangerang.

"Pekerjaan lain sebelum di dunia seni, pernah kerja di retail dan PLN. Tapi setelah itu saya lanjut menekuni di bidang seni, karena menurut saya pekerjaan yang paling enak itu hobi yang dibayar," ujar Ale, Rabu (17/3/2021).

Seniman yang melukis di tembok kampung-kampung tematik yang ada di Kota Tangerang.

Pria kelahiran 28 Juli 1978 asal Jakarta ini sebelum membuat karya mural di Kamping Pink, juga sempat membuat mural di Kampung ATM, yang berlokasi di Cipndoh, Kota Tangerang.

Seniman yang melukis di tembok kampung-kampung tematik yang ada di Kota Tangerang.

Selain membuat mural di tembok, Ale juga gemar membuat lukisan indah di rumahnya. Ia dapat menerima orderan untuk yang ingin dibuatkan lukisan olehnya.

Ale mengaku hambatan yang ia alami dalam melukis adalah membeli cat ketika ekonomi sedang sulit. Selain itu ketika cuaca sedang tidak bagus pada saat melukis mural di luar ruangan.

"Harapan saya, semoga karya saya bisa disukai banyak orang dan juga dapat menginspirasi anak muda yang baru ingin berkarya," ucap Ale. (RAZ/RAC)

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill