Connect With Us

Ketua DPRD Kota Tangerang Polisikan Kasus Pencemaran Nama Baik Ke Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 30 Maret 2021 | 15:44

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo (tengah) menunjukan surat resmi laporan Kepolisian atas kasus pencemaran nama baik. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Gatot Wibowo melaporkan perkara pencatutan namanya oleh orang tak dikenal.

 

Gatot melaporkan kasus itu pada Sabtu (27/3/2021). Ia mendatangi Polres Metro Tangerang Kota sambil didampingi saksi Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto dan Anggota DPRD Kota Tangerang Andri Permana. 

 

Gatot mengatakan, dugaan ini mencuat ketika ada seseorang yang menawarkan sedekah kepada salah satu pondok pesantren di Kota Tangerang dengan menggunakan nama dan fotonya. 

 

Dalam percakapan melalui aplikasi pesan singkat, oknum tersebut dengan nomor telepon 083192782681 menawarkan bantuan untuk menyambut Ramadan. 

 

"Ada beberapa pesantren yang ditawarkan bantuan. Saya dapat informasi dari sekretaris saya ada orang yang menggunakan profil saya. Kemudian juga pak Turidi menginformasikan ada juga tapi dengan pesantren yang berbeda," ujarnya, Selasa (30/3/2021). 

 

Berangkat dari hal tersebut dirinya pun langsung melaporkan kejadian itu kepada Polres Metro Tangerang Kota. Oknum tersebut saat ini masih beraksi dan menggunakan profil sejumlah anggota dewan baik di Tangerang maupun luar Tangerang. 

 

"Kemaren nomor itu profilnya dewan PPP sekarang ganti lagi. Jadi nomor HP-nya masih itu tapi profilnya ganti-ganti," katanya. 

 

Namun demikian sejauh ini, kata Gatot, tidak ada korban dari oknum tersebut yang menggunakan namanya. Lantaran saat itu, pihak pesantren tidak langsung percaya. 

 

"Informasi yang kita dapat mereka justru kroscek. Dia kroscek ke pak Turidi. Jadi belum ada transaksi. Kata dia itu bukan yang pertama menawarkan bantuan," ungkap Gatot. 

 

Alumni Universitas Bung Karno ini mengatakan, sebenarnya kejadian serupa sudah terjadi berulang kali. Namun, belum ada laporan ke polisi. 

 

"Ini bukan yang pertama pak Camat Maryono (Camat Periuk) juga pernah," katanya. 

 

Dirinya pun menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati lagi dengan informasi terkait meminta atau menawarkan bantuan. 

 

"Sebelum dilakukan kroscek ke pihak terkait. Jangan sampai ada pihak yang dirugikan," imbuhnya. 

 

Terlebih, profil anggota dewan sangat mudah dicari di internet. "Karena kan searching anggota dewan di google udah ada fotonya. Jadi dia ambil foto dari situ," kata Gatot.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill