Connect With Us

Kasus Pencemaran Nama Baik Anggota DPRD Tangsel Berakhir Islah

Yudi Adiyatna | Kamis, 12 April 2018 | 14:00

H.Sukarya dan OKP Ganespa sepakat Islah di Kantor Bamus Betawi Tangsel, Kamis (12/4/2018). (@TangerangNews/2018 / Yudi Adiyatna)


TANGERANGNEWS.com-Perselisihan terkait laporan pencemaran nama baik terhadap anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Golkar yang sempat dilakukan oleh beberapa anggota OKP Ganespa di akun sosial media, berakhir islah.

Keputusan islah tersebut dicapai menyusul adanya mediasi yang dilakukan oleh pengurus DPD Bamus Betawi yang diketuai Toto Sudarto dengan mempertemukan pihak pelapor H Sukarya dengan perwakilan dari OKP Ganespa yang diwalili oleh Nurhafiz Kholis, Dodi Harianto dan Bayu Agus Purnomo.

"Saya atas nama pribadi dan organisasi mohon maaf atas semua kekhilafan dan kesalahan. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini Pak Sukarya bisa memberi maaf sebagai hubungan abang dan adik demi kemajuan Tangsel," ucap Nurhafiz Kholis di Kantor Sekretariat DPD Bamus Betawi Tangsel, di Serua Ciputat, Kamis (12/4/2018) siang.

Selain permintaan maaf tersebut pihak OKP Ganespa pun berharap kedepannya jika anggota komisi IV DPRD Tangsel tersebut mau memberi masukan dan pertimbangan kepada organisasi lingkungan hidup tersebut.

"Setelah kejadian ini kita tutup rapat urusan perselisihan ini. Kami meminta Abang Sukarya sebagai dewan pembina di OKP Ganespa," tuturnya.

Sementara itu, menangggapi permohonan maaf yang disampaikan, dengan bijak H Sukarya menerimanya dan akan mencabut laporan yang pernah dibuatnya di kepolisian.

"Hari ini saya membuka diri berdasarkan pertimbangan yang lebih tua, dengan ormas-ormas Betawi. Saya akan mencabut laporan di Polres juga, jadikan ini pembelajaran bersama," terang Sukarya.

Selain itu, dirinya pun mempersilahkan OKP Ganespa melanjutkan perjuangan lingkungan hidup, kontrol terhadap pemerintah namun berbasis kepada kinerja bukan dengan menyerang personal individu.

"Kita butuh yang muda muda dalam pembangunan Tangsel. Ini cukup sekali silahkan lanjutkan, perjuangan dengan idealisme tetap harus hormati yang tua, tahu sejarah," pesannya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20

GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

KAB. TANGERANG
Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Diduga Gegara Jalan Rusak, Pemilik Warung Makan Tewas Terlindas Truk di Kawasan Industri Akong Cadas Sepatan

Rabu, 5 Agustus 2026 | 10:00

Seorang perempuan berinisial P, 45, pemilik warung makan di kawasan Industri Akong Cadas, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia setelah terlindas truk saat mengendarai sepeda motor, Rabu 5 Agustus 2026, pagi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill