Connect With Us

Jangan Kaget, Vaksinasi Kota Tangerang Lebihi Capaian Nasional

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 16 April 2021 | 16:41

Kegiatan Vaksinasi guna mencegah penyebaran COVID-19. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Vaksinasi Kota Tangerang melebihi capaian nasional. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan mencatat 70.949 orang dalam kategori prioritas, sudah mendapat dua dosis vaksin Covid-19. 

 

Dengan ini, Kota Tangerang sudah mencapai 31,85 persen, dari target 222.765 orang kategori prioritas. Sementara itu, secara capaian keseluruhan diangka 5,91 persen dari target 1.200.000 orang. 

 

Capaian Kota Tangerang tersebut sudah melebihi capaian nasional. Tercatat data Kementerian Kesehatan 5.322.501 orang tervaksinasi dosis lengkap. Data tersebut setara dengan 2,93 persen dari target nasional yaitu 181.554.465 orang. 

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi mengungkapkan, target kategori prioritas di Kota Tangerang yaitu 222.765 orang. 

 

Terdiri dari, 10.816 tenaga kesehatan, 94.939 petugas pelayan publik dan 117.010 kategori lansia yang tersebar di 13 Kecamatan, se-Kota Tangerang. 

 

Sementara itu, ada 22.226 orang lainnya, yang saat ini masih proses penyelesaian dosis lengkap yang ditargetkan selesai akhir bulan puasa ini. 

“Vaksinasi di Kota Tangerang kita mulai pertama kali di 24 Januari, dengan sasaran tenaga kesehatan. Hasilnya, untuk tenaga kesehatan kita menyelesaikan lebih dari target yaitu berhasil memvaksinasi 11.201 tenaga kesehatan dengan dosis lengkap, atau setara dengan 103,56 persen,” ungkapnya, Jumat (16/4/2021). 

 

Vaksinasi pada petugas pelayanan publik sudah 36.725 orang, tervaksinasi dosis lengkap, setara dengan 38,68 persen dari target 94.939 orang. Adapun pada lansia Dinkes sudah melaksanakan vaksin dosis lengkap ke 23.023 lansia atau setara dengan 19,68 persen. 

 

“Berdasarkan data, masih ada 22.226 orang yang baru menerima vaksin pertama atau belum tervaksinasi lengkap. Targetnya, semua akan diselesaikan diakhir bulan puasa. Kenapa lama? karena memang data ini didominasi kalangan lansia, yang memiliki masa tenggang dosis satu ke dosis dua itu lebih lama yaitu 28 hari,” paparnya. 

 

Hingga saat ini Kota Tangerang sudah melayangkan 164.124 suntikan. Secara terinci diantaranya 93.175 suntikan untuk dosis pertama, dan 70.949 suntikan untuk dosis kedua. Sedangkan untuk vaksinator, Dinkes mengerahkan 565 vaksinator terlatih, yang tersebar di 13 kecamatan. 

 

“Proses vaksinasi yang dilakukan dengan konsep massal di Kota Tangerang, tak bisa dipungkiri membuat vaksinasi di Kota Tangerang berjalan dengan cepat. Dengan itu, jika vaksinasi sudah masuk kalangan masyarakat, Dinkes akan menggelar secara massal namun mendekatkan ke wilayah terdekat, luas dan nyaman untuk petugas maupun sasaran,” pungkasnya.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill