Connect With Us

Kota Tangerang Dipilih Jadi Lokasi Riset dan Pengembangan RDF

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 23 April 2021 | 16:59

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menunjukan surat yang ditandatanganinya kesepakatan bersama, antara Pemkot Tangerang dengan PT Indonesia Power, Jumat (23/4/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang terpilih menjadi kota pertama di pulau Jawa sebagai lokasi pembangunan laboratorium riset dan pengembangan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF), sebagai sumber energi terbarukan dan pengelolaan sampah perkotaan. 

Terpilihnya Kota Tangerang ditandai dengan ditandatanganinya kesepakatan bersama, antara Pemkot Tangerang dengan PT Indonesia Power, tentang kerja sama penyediaan bahan bakar jumputan padat untuk cofiring Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, uji coba dan pengembangan teknologi RDF akan dikelola bersama dengan PT Indonesia Power sesuai dengan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang pengembangan pengelolaan sampah berbasis energi. 

"Di Jawa Kota Tangerang yang pertama, untuk uji coba pengelolahan sampah perkotaan menjadi RDF," jelas Arief usai acara penandatanganan yang berlangsung secara daring, Jumat (23/4/2021). 

Arief mengharapkan, dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkot Tangerang dan PT Indonesia Power dapat menambah semangat bagi seluruh pemerintah daerah di Indonesia, terutama terkait penanganan sampah perkotaan. 

"Ini jadi solusi bagi penanganan lingkungan yang ada di daerah, dengan teknologi yang berkembang bisa menjadi sumber energi terbarukan. Dan tentunya dengan biaya yang lebih murah bagi Pemda," katanya. 

Pemkot Tangerang siap dengan kuota pengelolaan sampah sebagai bahan baku Refuse Derived Fuel (RDF) yang nantinya dikelola oleh PT Indonesia Power sebagai sumber energi terbarukan. 

"Kita harus bisa sosialisasikan bersama bahwa RDF merupakan solusi yang efektif," katanya. 

Direktur Mega Proyek PLN, Ikhsan Asaad menuturkan riset dan pengembangan RDF sebagai bahan bakar energei terbarukan akan sangat bermanfaat mengingat program ini tidak membutuhkan investasi yang besar. 

"Saat ini kondisinya juga, tidak memungkinkan untuk membangun pembangkit EBT," jelas Ikhsan. 

Ikhsan menjabarkan di pulau Jawa sistem yang dimiliki PLN over supply oleh karena itu upaya untuk meningkatkan bauran EBT dengan cofiring adalah cara yang efektif 

"Harapannya program ini juga bisa berlangsung di daerah lain seluruh Indonesia," pungkasnya. (RED/RAC)

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Purbaya Optimistis Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Kembali Melandai

Senin, 22 Juni 2026 | 12:44

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 berpeluang turun setelah sebelumnya mengalami kenaikan pada 9 Juni 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill