Connect With Us

Wakil Wali Kota Instruksikan Satpol PP Periksa Aliran Sesat

| Senin, 27 September 2010 | 19:41

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)

TANGERANGNEWS-Warga yang resah akibat adanya aktivitas mencurigikan yang di duga sebagai aliran sesat di Perumahan Batuceper Permai, Blok S No 10, Kelurahan Batuceper, Kecamatan Tangerang mendapat perhatian dari Wakil Wali Kota TangerangArief R Wismansyah.
 
Arif pun menginstruksikan Satpol PP untuk melakukan pemeriksaan di lokasi tempat perkumpulan untuk mengetahui bentuk kegiatan yang diduga sesat tersebut.
“Satpol PP sudah saya perintahkan untuk memeriksa kegiatan itu. Nanti langsung di kroscek,” katanya, hari ini.
 
Langkah itu diambil menyusul masih merebaknya keresahan warga terkait aktivitas yang diduga sebagai aliran sesat. Sedangkan untuk penanganan, Arief mengatakan, pihaknya akan bertindak jika telah mendapatkan cukup bukti.
 
 Untuk itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait langkah kedepan. “Kita kan segera bertindak bersama kepolisian begitu bukti sudah kuat," kata Arief.
 
Sementara itu, Camat Batuceper Dimyati mengaku belum bisa mengambil tindakan terkait keberadaan  perkumpulan tersebut karena masih minimnya bukti. Menurutnya, aktivitas yang berlangsung di rumah itu hanya praktek untuk mempermudah orang  mendapat peruntungan. “Yang saya tahu itu bukan perkumpulan aliran sesat. Jadi saya belum bisa mengambi tindakan,” terangnya.
 
Ditanya tentang adanya pelanggaran dalam peruntukan bangunan dari ruko menjadi rumah tinggal yang kemudian dijadikan sebagai tempat praktek dari perkumpulan tersebut, Dimyati mengaku tidak tahu menahu. "Itu bukan kewenangan saya. Itu kewenangan dari pihak perizinan," katanya.
 
Diketahui sebelumnya, perkumpulan yang sudah berjalan sejak dua tahun lalu itu kerap menggelar aktivitas yang ditengarai sebagai persembahyangan Tionghoa di sebuah rumah yang disebut-sebut sebagai milik Abdurrahman. Namun tak seorangpun warga sekitar lokasi yang mengetahui jenis kegiatan keagamaan dirumah tersebut. Pasalnya kegiatan itu selalu dilakukan tertutup dan sama sekali tidak pernah melibatkan warga sekitar lokasi.(rangga)
 
HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill