Connect With Us

Berkah Penyandang Tuna Netra di Kota Tangerang, Dapat Bantuan Ramadan

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 4 Mei 2021 | 10:46

Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (FTJSL) Kota Tangerang saat menyalurkan bantuan paket sembako untuk penyandang tuna netra beserta kaum yatim, piatu, dan duafa. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Para penyandang tuna netra beserta kaum yatim, piatu, dan duafa di Kota Tangerang mendapat santunan serta paket sembako. 

 

Bantuan sosial tersebut disalurkan Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (FTJSL) Kota Tangerang yang bersumber dari sejumlah perusahaan dalam program CSR. 

"Sebanyak 125 paket sembako dari BJB dan uang santunan AP2, BRI, dan PLN sudah disalurkan," ujar Mulyanto, Ketua FTJSL Kota Tangerang kepada TangerangNews, Senin (3/5/2021). 

Mulyanto pun menyampaikan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang telah memberikan fasilitas bantuan sembako dan santunan untuk mereka yang membutuhkan tersebut. 

"Alhamdulillah di bulan Ramadan ini kita masih dapat berbuat memfasilitasi kebutuhan untuk saudara-saudara kita, dengan harapan para pelaku usaha lain di Kota Tangerang dapat juga melakukan hal yang sama dengan program-programnya seperti bina lingkungan atau CSR-nya," ucapnya. 

 

Ketua panitia kegiatan yang juga penyandang tuna netra, Surya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena para penyandang tuna netra beserta yatim, piatu, dan duafa menerima bantuan di tengah pandemi COVID-19. 

 

"Bantuan ini dapat menyambung untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan," pungkasnya.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill