Connect With Us

Rumput Taman Elektrik Puspem Tangerang hanya Digulung, Bukan Diganti Baru

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Mei 2021 | 17:20

Rumput-rumput taman elektrik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang dicopot untuk menghindari kerumunan masyarakat. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rumput sintetis taman elektrik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang hanya digulung, bukan diganti dengan yang baru. 

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Hendri Pratama Syahputra kepada TangerangNews, Kamis (20/5/2021). 

Menurutnya, rumput sintetis yang di seluruh area Taman Elektrik digulung saat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. 

"Ya, digulung dengan tujuan untuk menghindari kerumunan masyarakat menjelang Idul Fitri," ujarnya. 

"Terlebih, wisata taman tematik masih ditutup untuk umum selama kebijakan PPKM," imbuh Hendri. 

Hendri menegaskan, rumput-rumput sintetis ini hanya digulung untuk kemudian disimpan, dan selanjutnya akan dipasang kembali jika taman tematik sudah dibuka untuk umum. 

"Jadi hanya digulung saja, bukan diganti yang baru. Lagi pula rumput sintetis yang lama ini kondisinya masih bagus," jelasnya. (RED/RAC)

BANTEN
Janjikan Kerja Gaji Rp10 Juta Per Bulan, 2 Mucikari Jebak Wanita Jadi PSK di Serang Banten

Janjikan Kerja Gaji Rp10 Juta Per Bulan, 2 Mucikari Jebak Wanita Jadi PSK di Serang Banten

Minggu, 1 Maret 2026 | 21:03

Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten berhasil membongkar praktik gelap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

KOTA TANGERANG
HUT ke-33, Pengamat Kritik Kecepatan Pelayanan Pemkot Tangerang

HUT ke-33, Pengamat Kritik Kecepatan Pelayanan Pemkot Tangerang

Minggu, 1 Maret 2026 | 21:33

Tidak terasa sudah beranjak dewasa, 33 tahun bukan lagi usia muda bagi sebuah kota, Masih dalam suasana Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-33 Kota Tangerang, masyarakat banyak menyampaikan harapannya.

TANGSEL
KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

KPK Geledah Safe House di Ciputat, Sita Koper Isi Rp5,19 Miliar Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 18:16

Penyidik KPK menemukan lima koper berisi uang tunai senilai lebih dari Rp5,19 miliar yang disembunyikan di sebuah rumah aman (safe house) di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill