Connect With Us

Rumput Taman Elektrik Puspem Tangerang hanya Digulung, Bukan Diganti Baru

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Mei 2021 | 17:20

Rumput-rumput taman elektrik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang dicopot untuk menghindari kerumunan masyarakat. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rumput sintetis taman elektrik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang hanya digulung, bukan diganti dengan yang baru. 

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Hendri Pratama Syahputra kepada TangerangNews, Kamis (20/5/2021). 

Menurutnya, rumput sintetis yang di seluruh area Taman Elektrik digulung saat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. 

"Ya, digulung dengan tujuan untuk menghindari kerumunan masyarakat menjelang Idul Fitri," ujarnya. 

"Terlebih, wisata taman tematik masih ditutup untuk umum selama kebijakan PPKM," imbuh Hendri. 

Hendri menegaskan, rumput-rumput sintetis ini hanya digulung untuk kemudian disimpan, dan selanjutnya akan dipasang kembali jika taman tematik sudah dibuka untuk umum. 

"Jadi hanya digulung saja, bukan diganti yang baru. Lagi pula rumput sintetis yang lama ini kondisinya masih bagus," jelasnya. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Western Karaoke GWR Tangerang Tutup Permanen, Pegawai dan Pemandu Lagu Abadikan Momen Terakhir

Western Karaoke GWR Tangerang Tutup Permanen, Pegawai dan Pemandu Lagu Abadikan Momen Terakhir

Minggu, 7 Juni 2026 | 23:15

Salah satu tempat hiburan legendaris di Kota Tangerang, Western Karaoke, yang berlokasi di kawasan strategis Great Western Resort (GWR), Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, dikabarkan telah resmi berhenti beroperasi.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill