Connect With Us

Rumput Taman Elektrik Puspem Tangerang hanya Digulung, Bukan Diganti Baru

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Mei 2021 | 17:20

Rumput-rumput taman elektrik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang dicopot untuk menghindari kerumunan masyarakat. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rumput sintetis taman elektrik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang hanya digulung, bukan diganti dengan yang baru. 

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Hendri Pratama Syahputra kepada TangerangNews, Kamis (20/5/2021). 

Menurutnya, rumput sintetis yang di seluruh area Taman Elektrik digulung saat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. 

"Ya, digulung dengan tujuan untuk menghindari kerumunan masyarakat menjelang Idul Fitri," ujarnya. 

"Terlebih, wisata taman tematik masih ditutup untuk umum selama kebijakan PPKM," imbuh Hendri. 

Hendri menegaskan, rumput-rumput sintetis ini hanya digulung untuk kemudian disimpan, dan selanjutnya akan dipasang kembali jika taman tematik sudah dibuka untuk umum. 

"Jadi hanya digulung saja, bukan diganti yang baru. Lagi pula rumput sintetis yang lama ini kondisinya masih bagus," jelasnya. (RED/RAC)

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TANGSEL
Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Anggaran Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Naik Jadi Rp75 Juta, Ditarget 329 Unit pada 2026

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:24

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill