Connect With Us

Rumput Taman Elektrik Puspem Tangerang hanya Digulung, Bukan Diganti Baru

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 20 Mei 2021 | 17:20

Rumput-rumput taman elektrik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang dicopot untuk menghindari kerumunan masyarakat. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rumput sintetis taman elektrik di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang hanya digulung, bukan diganti dengan yang baru. 

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Hendri Pratama Syahputra kepada TangerangNews, Kamis (20/5/2021). 

Menurutnya, rumput sintetis yang di seluruh area Taman Elektrik digulung saat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. 

"Ya, digulung dengan tujuan untuk menghindari kerumunan masyarakat menjelang Idul Fitri," ujarnya. 

"Terlebih, wisata taman tematik masih ditutup untuk umum selama kebijakan PPKM," imbuh Hendri. 

Hendri menegaskan, rumput-rumput sintetis ini hanya digulung untuk kemudian disimpan, dan selanjutnya akan dipasang kembali jika taman tematik sudah dibuka untuk umum. 

"Jadi hanya digulung saja, bukan diganti yang baru. Lagi pula rumput sintetis yang lama ini kondisinya masih bagus," jelasnya. (RED/RAC)

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill