Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot)Tangerang melanjutkan rencana program pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang merupakan salah satu langkah efisiensi APBD Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyambangi jajaran PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III guna melakukan pembahasan lanjutan terkait rencana pembangunan SPBU.

"Kendaraan milik Pemkot kan cukup banyak mulai dari yang sifatnya transportasi masyarakat maupun kendaraan operasional," ungkap Wali Kota dalam rapat yang dihadiri Executive General Manager MOR III Werry Prayogi di kantor PT Pertamina MOR III, Jl. Kramat Raya, Jakarta, Kamis 10 Juni 2021.
Arief menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Pemkot Tangerang meminta agar PT Pertamina selaku BUMN penjualan BBM untuk dapat membantu percepatan pelaksanaan izin prinsip operasional SPBU.

"Untuk lokasi lahan sudah disiapkan, nantinya operasionalnya akan dilakukan PT. TNG selaku BUMD," jelasnya.
Executive General Manager MOR III Werry Prayogi mengungkapkan PT Pertamina siap mendukung sepenuhnya rencana Pemkot Tangerang untuk membangun SPBU bagi kendaraan operasional yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang selama memenuhi sejumlah persayaratan yang ditetapkan.
"Lahan yang diajukan tidak bermasalah dan omzet berkisar 15.000 liter per hari," pungkas Werry. (ADV)
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGKeributan antar suporter mewarnai berlangsungnya pertandingan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 yang mempertemukan Persita Tangerang vs Persija Jakarta di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang pada Jumat 30 Januari 2026.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews