Aplikasi Bantu Cari Jadi Solusi Digital Lacak Barang hingga Orang Hilang
Jumat, 9 Januari 2026 | 15:33
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pelajar SMA Negeri 1 Tangerang ketakutan saat disuntik vaksin COVID-19, Rabu 14 Juli 2021 siang. Pelajar bernama Marsha itu sempat beberapa kali menolak saat vaksinator hendak memasukkan jarum suntik ke tangannya.
Membutuhkan waktu hingga 15 menit bagi vaksinator untuk dapat menyuntikan vaksin sinovac ke tubuh pelajar yang duduk di bangku kelas 12 ini. Dia bersedia disuntik setelah dibujuk dan dialihkan perhatiannya.
Usai divaksin, Marsha mengaku tegang karena sudah lama tidak disuntik sehingga dirinya ketakutan. "Sudah lama, jadi takut. Tapi saya juga belum siap sekolah tatap muka karena kasus penularan COVID-19 masih tinggi, khawatir kena," ujarnya.
Sementara pelajar lainnya, Renita, merasa jenuh belajar secara online karena terkendala jaringan internet , sehingga dengan vaksinasi mempercepat kekebalan kelompok dan dapat belajar tatap muka.
Kabag Duk Ops Binda Banten Kombespol Robert Pangaribuan mengatakan, vaksinasi massal pelajar yang dipusatkan di halaman SMA Negeri 1 Tangerang ini diinisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) bekerja sama dengan pemerintah daerah.
"Targetnya 1000 pelajar tingkat SMP dan SMA di Kota Tangerang divaksin," jelasnya.
Pelaksanaan vaksinasi ini digelar serentak di 14 provinsi yang menjadi titik epicentrum penularan COVID-19 di Indonesia.
Kehilangan barang, hewan peliharaan, hingga anggota keluarga kini tak lagi harus dihadapi sendirian.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.
Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews