Connect With Us

Kalapas Pemuda Akui Pernah Kerjasama dengan Ana

| Selasa, 19 Oktober 2010 | 17:13

Arthalyta Suryani (tangerangnews / dira)

 

TANGERANGNEWS-Kepala Lapas Pemuda Tangerang, Kunto Wirayanto mengaku pernah bekerjasama dengan tersangka Ana mengirim ketering ke Lapas Pemudu Tangerang. Namun, kontrak kerjasama itu diputus pada tahun 2007 sebelum dia menjabat sebagai Kalapas.

“Tetapi semenjak itu kita tidak pernah lagi berhubungan dengan Ana dalam pengiriman makan ke lapas, “tegasnya.     

Seperti diketahui, sebuah rumah yang terletak di Jalan Pinus V No. 58 Perumahan Taman Royal, Kecamatan Cipondoh,  Kota Tangerang yang menjadi pabrik sabu digerebek Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Ketua RT 005, Markus menyatakan penggerebekan itu dilakukan sekitar pukul 22.30. Aparat polisi yang mengenakan baju preman itu berpura-pura menjadi tamu ke rumah katering itu. “Setelah pemilik rumah itu membuka pintu mereka langsung menunjukkan jati diri sebagai anggota polisi, “ujar Markus.

Markus yang sempat menyaksikan penggerebekan itu sempat dimintai oleh aparat polisi untuk melihat seisi rumah. Di dalam ruang kamar itu, kata Markus, terdapat alat produksi bahan sabu dan beberapa bahan sabu racikan serta barang haram siap edar dan sebuah tas koper yang diambil petugas.

Menurut Markus, sejatinya yang tinggal dirumah itu hanya Ana, wanita itu tinggal sendiri sejak setahun lalu dengan masa kontrak rumah dua tahun milik Suryana warga Taman Royal 3, Tangerang.

Hanya
saja, Asnet dan Roy kerap datang ke rumah tersebut mengunakan mobil box membawa makanan katering dan sabu-sabu siap edar. "Kepada saya sebelum ditangkap. Ana mengaku usaha katering dan mengantarkan bahan makanan ke penjara-penjara dan LP Tangerang. Usahanya sudah berjalan satu tahun ini,"kata Markus. (rangga/dedi)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill