KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pihak Kepolisian langsung melakukan penyidikan atas peristiwa kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang yang menewaskan puluhan napi, Rabu 8 September 2021.
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri pun diturunkan dalam upaya penyidikan ini. Langkah selanjutnya adalah melakukan penyidikan sebab terjadinya kebakaran.
“Diterjunkan tim dari Puslabfor Mabes Polri dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Tangerang bekerja maraton untuk mengetahui sebab kebakaran," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran di lokasi.
Fadil mengatakan, ada kemungkinan penyebab peristiwa ini adalah korsleting listrik yang terjadi di bangunan tersebut.
Baca Juga :
"Tadi saya sudah lihat di TKP, berdasarkan pengamatan awal patut diduga karena terjadi hubungan pendek arus listrik. Nanti akan didalami lagi," kata Fadil.
Pihaknya pun langsung menyiagakan di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan pasca kebakaran. Pengamanan diperkuat dengan penjagan personel dari Polri sebanyak 150 orang yang teridiri dari Brimob, Shabara, dan jajaran Polres Tangerang.
"Situasi Lapas Tangerang terkendali, warga binaan lainnya juga sudah dibawah kendali teman-teman dari Dirjen Pas. Kemudian ada pengamanan internal," pungkas Fadil.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews