Connect With Us

Ibu Ini Histeris Anaknya Jadi Pekerja Pinjol Ilegal Dibawa Polisi di Cipondoh Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:19

Seorang ibu, Liswati, tampak menangis histeris ketika melihat anaknya, Ade Afifah, 22, yang merupakan tulang punggung keluarga digelandang polisi. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Seorang ibu, Liswati, tampak menangis histeris ketika melihat anaknya, Ade Afifah, 22, yang merupakan tulang punggung keluarga digelandang polisi.

Ade Afifah merupakan pekerja pinjaman online (pinjol) yang perusahaannya digerebek Kepolisian di Rukan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis 14 Oktober 2021. Dia dibawa polisi ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Liswati mengatakan, anak pertamanya ini baru sebulan bekerja di perusahaan pinjol tersebut. Dia melakoni pekerjaan itu sejak pukul 08.00 WIB hingga 19.00 WIB. 

"Gaji yang diterima 1,4 juta tiap bulan," ujar Liswati sambil menangis.

Liswati menyebut, anaknya merupakan tulang punggung keluarga. Dia biasa sehari-hari mengantarkan nasi untuk anaknya ketika waktu istirahat kerja.

Namun, pada hari penggerebekan, Afifah memberikan informasi kepada ibunya itu agar tidak mengirimkan nasi terlebih dahulu. Sebab aparat kepolisian sudah datang ke lokasi penggerebekan.

Menurut Liswati, tugas anaknya tersebut setiap hari menghubungi para nasabah. 

"Dikasih info anak saya jangan ke kantor dulu. Karena sudah banyak polisi. Saya khawatir makanya langsung datang ke sini," katanya.

Liswati sendiri bekerja sebagai pedagang pete dan ikan asin di wilayah Pinang, Kota Tangerang. Sementara suaminya bekerja sebagai ojek online. Mereka pun mengontrak di wilayah Pinang dengan tiga orang anak.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill