Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melakukan pelatihan dan simulasi kebakaran di lingkungan kerja di aula Gedung Laboratorium PMI Kota Tangerang, Jumat 12 November 2021.
Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah, mengatakan seluruh komponen PMI mengikuti pelatihan yang bertujuan untuk pemetaan risiko bencana lingkungan kerja tersebut.

“Jangan sampai jika terjadi kebakaran di lingkungan sendiri, tapi kita tidak tahu menanganinya, semoga simulasi ini bermanfaat untuk kita semua,” ujar Oman.
Pelatihan dihadiri oleh lima pemateri untuk memberikan materi penanggulangan bencana dan peta risiko bencana di lingkungan kerja. Kemudian dilanjutkan memberikan penanganan pemadam api, baik manual maupun menggunakan alat-alat pemadaman api ringan (apar).

Kepala Bagian Tata Usaha Tb Hudaibi Alakmili menjelaskan penyebab terjadinya kebakaran biasanya karena faktor kelalaian, proses terjadi api, adanya panas, bahan bakar dan udara.
Sedangkan untuk memadamkan api dengan menggunakan pendinginan, penguraian dan oksidasi. Pemadaman bisa dilakukan secara tradisional antara lain dengan karung goni, pasir, dan lumpur. Sementara alat pemadam api secara modern yaitu apar yang terbuat dari tepung kimia kering, jenis gas, dan busa.

Dalam kegiatan ini dilakukan simulasi cara penggunaan alat pemadam api secara tradisional dan modern jika terjadi kebakaran. Peserta pelatihan diikuti oleh seluruh unit yang ada di PMI Kota Tangerang yang terdiri atas petugas Unit Donor Darah (UDD), kru ambulans, Korps Sukarela (KSR) Unit Markas, KSR dan TSR.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGDinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengerahkan sebanyak 230 tenaga kesehatan (nakes) untuk memeriksa kesehatan dan vaksinasi 2.090 calon jamaah haji sebelum diberangkatkan menuju tanah suci, pada Minggu 26 April 2026 mendatang.
Perjuangan Kartini terus berlanjut hingga era masa kini dengan bermunculan penerus semangat Kartini di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya Rina Rahmayanti, pendiri Rinara Batik dari Cilegon, Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews