Connect With Us

Perda Pelarangan Merokok Gencar Disosialisasikan

| Selasa, 9 November 2010 | 08:41

Sosialisasi Perda Larangan Merokok di Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS-Pemerintah Kota (Pemkot)  Tangerang mulai gencar  memasang spanduk-spanduk bertuliskan pelarangan merokok. Hal itu dilakukan sebagai bentuk masa sosialisasi perda (peraturan daerah) tentang Kawasan Tanpa Rokok. Sarana sosialisasi tersebut bisa ditemui di sejumlah fasilitas publik di wilayah Kota Tangerang.

Sejak ditetapkannya Perda Nomor  5  tahun 2010 pada Rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang tanggal 7 Oktober 2010 ini, yang mengatur tentang Kawasan Tanpa Rokok, sosialisasi kepada masyarakat gencar dilakukan diantaranya melalui media spanduk berukuran besar maupun berukuran kecil. Sesuai ketentuan, masa sosialisasi berlaku hingga setahun.

Di Gedung Pusat Pemerintahan (puspem) Kota Tangerang sendiri spanduk besar bertuliskan pelarangan merokok terpasang di dinding atas pintu masuk utama. Begitu melewati petugas keamanan di pintu gerbang Puspem, tulisan di spanduk pasti sudah terlihat oleh para pengunjung. Termasuk di setiap kantor yang ada di kawasan itu terdapat tulisan serupa.

Jauh-jauh hari sebelum disahkannya perda tersebut himbauan pelarangan merokok juga sudah diinstruksikan Walikota H Wahidin Halim. Bahkan di kantin puspem telah disediakan ruangan khusus bagi mereka yang ingin merokok. Jadi bagi kebanyakan pegawai perokok hal ini tidak begitu mengagetkan.

Spanduk sosialisasi juga bisa ditemui di kawasan bebas rokok lainnya seperti di Masjid Al Azhom Kota Tangerang. Di sana sedikitnya terpasang empat spanduk besar; dua di bagian kanan depan masjid dan dua lagi di bagian kiri depan masjid. Spanduk sengaja dipasang di tempat terbuka yang mudah dilihat sehingga akan efektif. Sebenarnya sebelum adanya perda tulisan pelarangan merokok telah terpasang pada papan yang ditempatkan di sisi masjid.

Salah seorang warga, Yusuf, mengutarakan tidak perlu ada perda, kalo saja para perokok itu bisa berlaku tertib serta menjaga etika. Tidak merokok dan membuang puntung sembarangan. Jadi emang di kita mah harus dipaksakan, kalo tidak ngak bakalan digubris,” ujarnya saat bincang-bincang di teras Al Azhom dengan beberapa rekan.

Selain di dua kawasan itu, pelarangan merokok juga terpasang di kantor-kantor pemerintahan lainnya seperti di Kantor Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Tangerang. Meskipun tulisannya berukuran agak kecil tapi tetap terlihat karena tulisan tergantung di pintu masuk kelurahan.
 
Sementara hasil pantauan di area Masjid Al Azhom, usai Shalat Jumat kemarin, nampak jumlah warga yang merokok di area masjid menurun drastis. Hanya beberapa warga saja yang masih terlihat merokok. Warga sadar, segala keputusan Pemkot Tangerang adalah demi kepentingan dan kesehatan warganya sendiri.
 
Perda Pelindung Masyarakat
 
Seperti diketahui sebelumnya, Pemkot Tangerang mulai Kamis (2/10/2010) telah mengesahkan Raperda kawasan tanpa rokok untuk menjadi Perda.
 
Menurut Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Hapipi, Perda tersebut mengatur tentang larangan untuk merokok di kawasan bebas merokok, seperti sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, sarana umum, hingga perkantoran.
 
“Perda ini untuk melindungi masyarakat yang tidak merokok agar tidak menjadi perokok pasif karena terkena dampak dari asap rokok,” terangnya.
 
Ia menambahkan, sanksi tegas berupa kurungan penjara selama 3 bulan jika melanggar peraturantersebut dan itu berlaku terhadap seluruh masyarakat.
 
“Jadi tidak pilih kasih, walaupun itu pelajar sekolah tetap akan diberi sanksi sesuai ketentuan,” ungkap Hapipi.
 
Namun sebelum Perda tersebut diberlakukan, sosialisasi terlebih dahulu akan dilaksanakan selama satu tahun. “Akan disosialisasikan dahulu supaya masyarakat paham tentang aturan ini,” papar Hapipi. (advetorial)
 
 

KAB. TANGERANG
Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Pemuda di Kosambi Ditangkap Edarkan 1.918 Obat Keras Ilegal

Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:42

1.918 butir obat keras jenis Tramadol dan Hexymer dalam operasi yang dilakukan di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:54

Empat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill