Connect With Us

Skrining Dini Kasus TBC, Dinkes Kota Tangerang Kolaborasi dengan RSUD 

Advertorial | Kamis, 18 November 2021 | 20:35

Kegiatan rontgen thorax untuk melakukan deteksi dini TBC pada penyandang diabetes melitus, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) berkolaborasi dengan RSUD Kota Tangerang menghadirkan layanan rontgen thorax untuk melakukan deteksi dini TBC pada penyandang diabetes melitus. Hal itu dilakukan setelah melatih seribu kader penanggulangan tuberculosis (TBC). 

Kolaborasi ini akan berlangsung hingga 27 Desember mendatang, diikuti para penyandang diabetes di 38 Puskesmas yang tersebar di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang. Diketahui, penyandang diabetes berpotensi tinggi juga mengidap penyakit TBC, hal inilah yang ditanggulangi sedini mungkin oleh Pemkot Tangerang.

	Kegiatan rontgen thorax untuk melakukan deteksi dini TBC pada penyandang diabetes melitus, Kota Tangerang.

Direktur Utama RSUD, dr O.U Taty Damayanty mengungkapkan misi jangka panjangnya, melalui program ini ialah 2030 Kota Tangerang bebas kasus TBC. Dengan itu, sederet program, terobosan dan kolaborasi dikucurkan untuk menanggulangi kasus TBC di Kota Tangerang dengan semaksimal mungkin. 

“Diketahui, Puskesmas tidak memiliki fasilitas rontgen thorax, dengan itu Puskesmas mengumpulkan penyandang diabetes dan diantar ke RSUD dengan mobil Jawara secara bersama-sama. Layanan ini juga sebagai penghibur dan mempermudah para pasien. Karena biasanya, mereka dari puskesmas datang sendiri ke RSUD,” ungkap dr O.U Taty. 

Kegiatan rontgen thorax untuk melakukan deteksi dini TBC pada penyandang diabetes melitus, Kota Tangerang.

Ia pun menjelaskan, hingga saat ini sudah enam puskesmas dengan 176 pasien yang melakukan rontgen thorax di RSUD Kota Tangerang. “Hasil Radiologi yang mengarah ke TBC akan ditatalaksana sesuai standar  oleh Puskesmas bersama para kader TBC terkait penanganan, perawatan hingga fasilitas obat-obatan yang sudah terkoordinir dan tersedia di Puskesmas masing-masing,” paparnya. 

Kepala Puskesmas Poris Gaga Lama, drg Apriliana Mardianti mengungkapkan kali ini ada 30 pasien diabetes yang dibawa ke RSUD Kota Tangerang. Para pasien yang dibawa merupakan hasil skrining lapangan dan pasien yang memang sudah terdata diabetes lama oleh Puskesmas. 

Kegiatan rontgen thorax untuk melakukan deteksi dini TBC pada penyandang diabetes melitus, Kota Tangerang.

“Selanjutnya, Puskesmas dan kader Asmara lah yang akan mendampingi pasien dalam proses pemulihan. Hingga akhirnya, wilayah Poris Gaga Lama bebas dari kasus TBC,” jelas drg Apriliana. 

Sementara itu, para pasien mengaku cukup senang dengan program yang dihadirkan Dinkes dan RSUD. Pasalnya, selain kemudahan dan pelayanan yang diberikan, para pasien mengaku bisa mendeteksi kesehatan dirinya dengan gratis. 

“Senang pastinya, karena ke RSUD nya bareng-bareng, naik bus Jawara. Petugasnya ramah-ramah, layanannya cepat. Pastinya, kami berharap lewat program ini kita bisa mengetahui kondisi kesehatan kita. Jika terburuk mengidap TBC bisa secepatnya ditangani oleh para ahlinya dan bisa cepat sehat,” katanya.(ADV)

TEKNO
Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill