Connect With Us

Tak Menyangka, Kader Penanganan TBC di Kota Tangerang Menjadi Terbaik se-Indonesia 

Tim TangerangNews.com | Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:28

Novi Fitri Dewi meraih penghargaan sebagai kader kesehatan terbaik dalam penanggulangan TBC tingkat nasional dari Kementerian Kesehatan RI. (@TangerangNews / Pemkot Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Novi Fitri Dewi, 37, seorang kader penanganan TBC, Puskesmas Tanah Tinggi, Kota Tangerang,  meraih penghargaan sebagai kader kesehatan terbaik dalam upaya penanggulangan tuberkulosis atau TBC tingkat Nasional dari Kementrian Kesehatan RI.

Novi mengaku terkejut tak menyangka bisa mendapatkan penghargaan terbaik tingkat nasional.  "Saya sama sekali tidak menyangka menjadi Kader TBC terbaik Indonesia. Saya sangat berterima kasih kepada wali kota, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Tanah Tinggi yang sudah mengubah hidup saya, dari hanya ibu rumah tangga lulusan SMA bisa berprestasi di tingkat Nasional," kata Novi dalam keterangannya di Tangerang, Kamis 21 Oktober 2021.

Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan, dr Dante Saksono Harbuwono, pada penyelenggaran TB Summit, dalam rangka peringatan Hari TBC Sedunia, di Bali, Rabu 20 Oktober 2021.

Novi Fitri Dewi meraih penghargaan sebagai kader kesehatan terbaik dalam penanggulangan TBC tingkat nasional dari Kementerian Kesehatan RI.

Bagi Novi, yang menjadi kader TBC sejak 2017, melihat para pasiennya rutin minum obat dan dinyatakan sembuh oleh dokter, sudah cukup membanggakan dan membahagiakan serta sudah menjadi pencapaian yang tak ternilai bagi dirinya. 

Dengan capaian prestasi terbaik tingkat nasional, Novi pun berharap dapat menginspirasi kader-kader lain di Kota Tangerang. "Pastinya, aku mau meningkatkan lagi skrining dan investigasi . Ayo sama-sama mengeliminasi TB yang ada di Kota Tangerang. Sama-sama jadi pejuang TB," tutur Novi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr Dini Anggraeni menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian salah satu kadernya. Menurut Dini, Novi menjalankan program Rumah Jaminan Keluarga untuk Pelayanan TBC dan Informasi Sehat (Rujak Petis) milik Puskesmas Tanah Tinggi.

Selain itu, sambung Dini, Novi juga pionir dalam menjalankan program Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan Investigasi kontak tanpa tatap muka melalui ASMARA TBC (Aplikasi Skrining Mandiri TBC berbasis Masyarakat). "Pastinya, Kota Tangerang bangga dengan Novi dan bangga dengan seluruh kader kesehatan di Kota Tangerang," ujar Dini.

NASIONAL
Perluas Inovasi Kesehatan di BSD City, LLV Gandeng Bumame dan Brand Pangan Asal Jepang

Perluas Inovasi Kesehatan di BSD City, LLV Gandeng Bumame dan Brand Pangan Asal Jepang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:22

Pergeseran demografi serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mendorong transformasi signifikan pada sektor layanan kesehatan (healthcare) dan kebugaran (wellness) di Asia Tenggara.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill