Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Marketing Comunication Supervisor (MCS) Aeropolis, Achmad Syaefuddin menyanggah kabar beredarnya penemuan seekor anak buaya di lingkungan Aeropolis, Neglasari, Kota Tangerang pada Minggu 21 November 2021 sore.
Menurut Syaefuddin, anak buaya yang digotong warga bernama Angga, 29, warga Neglasari, tersebut ditemukan di rawa permukiman warga.
"Di kami tidak ada konfirmasi penangkapan anak buaya. Dari sekuriti juga tidak ada aktivitas menangkap buaya. Warga tiba-tiba bawa buaya saja ke sini. Itu juga bukan di Aeropolis, tapi di daerah pemukiman warga," ungkapnya kepada TangerangNews, Senin 22 November 2021.
Baca Juga :
Syaefuddin mengatakan, jika ada kejadian apapun di Aeropolis, selalu ada laporan yang masuk ke manajemen, tetapi terkait penangkapan buaya tidak ada laporan sama sekali.
"Seperti biasa selalu ada laporan, tetapi ini tidak ada, karena memang bukan di Aeropolis," imbuhnya.
Syaefuddin menambahkan, manajemen tetap memberikan pelayanan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi penghuni dan masyarakat di Aeropolis.
"Jadi, penghuni dan masyarakat tidak perlu khawatir di Aeropolis. Kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dari keamanan, ketertiban, dan kenyamanan," pungkasnya.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGMemasuki lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26, Persita Tangerang akan menghadapi lawan berat saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa, 5 Mei 2026, malam pukul 19.00 WIB.
LIXIL, perusahaan global pelopor solusi air dan hunian berkelanjutan, menegaskan posisinya sebagai penggerak utama ekosistem industri arsitektur dan desain.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews