Connect With Us

Napi Narkoba Kabur Dicurigai Libatkan Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 14 Desember 2021 | 09:29

Ilustrasi Tahanan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kaburnya narapiana narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang dicurigai ada keterlibatan petugas.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra Habiburokman, Senin 14 desember 2021, kemarin. Karena itu, ia meminta Kemenkumham mengusut oknum petugas tersebut.

"Kalau kita lihat metode larinya kan sederhana banget, ke garasi terus lari. Nah kan pasti ada (petugas) yang terlibat. (Jadi) silakan diusut," kata Habiburokman seperti dilansir dari Sindonews.

Habiburokman juga menyinggung kasus warga negara Cina, yakni Cai Changpan yang juga melarikan diri sebelumnya.

Ia mempertanyakan evaluasi pengamanan Lapas yang sebelumnya sudah dikritisi oleh Parlemen.

"Saat itu kita minta dievaluasi secara berkala sistem CCTV, sistem shift-nya, sistem pengecekan napinya, kita minta dievaluasi. Pertanyaannya apakah evaluasi berkala ini dilaksanakan atau enggak, gitu loh," katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, A yang merupakan narapidana asal Aceh, kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang melalui tempat cucian mobil yang lokasinya di samping lapas, di Jalan Veteran, Kota Tangerang, pada 8 Desember 2021.

Kaburnya A diduga seusai mendapat izin keluar Lapas. Dia lalu memanfaatkan kesempatan tersebut ketika tidak dipantau oleh petugas.

Namun pada Minggu 12 Desember 2021, A akhirnya dibekuk di Riau. Dia ditangkap Polda Riau setelah kabur dibantu dua rekannya. Salah satu temannya pun dikut diamankan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill