Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANGNEWS.com-Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Klas I Tangerang Urip Setiyono mengungkapkan, wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya memang tengah mengalami cuaca ekstrem seperti hujan disertai petir dan angin kencang.
Bahkan, saat hujan siang tadi diperkirakan kecepatan angin mencapai 20 knots atau sekitar 37 kilometer per jam.
Hal ini menyebabkan sejumlah pohon di beberapa jalan tumbang. Bahkan merusak atap bangunan di beberapa tempat.
"Tadi memang hujannya cukup lebat dan juga disertai angin kencang, kecepatan angin sekitar 20 knots," ujarnya.
Cuaca ekstrem ini diperkirakan akan terjadi selama tiga hari ke depan. Wilayah Banten diperkirakan akan terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan petir.
BMKG mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat beraktivitas terutama di saat berada di luar rumah.
"Prakiraan cuaca ekstrem sampai tanggal 25 Desember 2021. Kami imbau agar masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah," lanjutnya.
Sebelumnya diketahui terdapat sejumlah pohon besar yang tumbang di sejumlah ruas jalan Kota Tangerang akibat hujan deras disertai angin kencang.
Berikut data sementara pohon tumbang di Kota Tangerang bersumber dari BPBD Kota Tangerang:
1. jl. veteran dekat RM. Bambu Kuning
2. jl. Ki Asnawi Stasiun Kota Tangerang
3. Jl. Kalipasir Indah RT.002/RW 001, Babakan, Tangerang
4. jl. Panglima polim rt.05 rw. 03 (belakang terminal poris plawad, UPT timur PUPR)
5. jl. Jendral Sudirman Gg. Buaran Mekarsari RT. 01 RW. 17 Kel. Babakan Kec. Tangerang
6. Jl. Taman Makam Pahlawan Taruna No.10, RT.006/RW.008, Sukasari, Kec. Tangerang
7. Jl. Perintis Kemerdekaan, Babakan (depan bank BTN)
8. Jl. KH Hasyim Ashari No.54, RT.004/RW.001, Cipondoh, Kec. Cipondoh
9. Jl. A. Damyati No.56, RT.003/RW.006, Sukasari, Kec. Tangerang
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TODAY TAGPetugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews