Connect With Us

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Meningkat, Dinkes Akan Tracing Door to Door

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 20 Januari 2022 | 20:25

Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni. (@TangerangNews / Dok Pemkot Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Tren kasus covid-19 di Kota Tangerang saat ini tengah mengalami peningkatan. Tercatat sejak memasuki 2022 hingga Senin, 10 Januari,  kasus harian masih diangka satu digit dengan terbanyak tujuh kasus positif.

Namun, saat ini kasus terus melonjak dan tertinggi terjadi pada Rabu 19 Januari 2022, dengan jumlah 84 kasus positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr Dini Anggraeni mengungkapkan per Rabu kemarin, telah ada 293 kasus aktif. Enam di antaranya sembuh dan satu orang meninggal.

"Hingga saat ini, berdasarkan hasil tracing kluster keluarga menjadi yang terbanyak. Namun, secara range umur didominasi umur 19-60 tahun dengan 71 persen," katanya, Kamis  20 Januari 2022.

Apa lagi saat ini, kasus covid-19 varian Omicron juga sudah ada di Kota Tangerang, dengan empat orang keluarga dinyatakan positif.

"Dengan itu, berdasarkan semua angka-angka ini, kita semua tanpa terkecuali dipastikan untuk tidak boleh lengah, selalu waspada, perkuat prokes dan Pemkot Tangerang tingkatkan 3T,” ungkapnya.

Berdasarkan asesmen situasi covid-19 per 17 Januari 2022, Kota Tangerang masih pada PPKM level 2. Dengan kapasistas respon sedang, yaitu testing diangka memadai, tracing diangka sedang dan indikator treatment diangka memadai. 

“Dinkes akan menggenjot tracing yang pastinya membutuhkan kerjasama masyarakat. Tidak perlu takut dengan petugas kesehatan yang datang ke rumah, untuk melakukan tracing. Ini adalah langkah antisipasi cepat kita, untuk memutus rantai penyebaran virus yang lebih panjang lagi,” jelas dr Dini. 

Ia pun mengimbau, masyarakat Kota Tangerang lagi-lagi tidak lengah dengan kasus covid-19 pada varian apa pun.

Kembali perketat prokes yaitu 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Selain itu juga, segera ikuti vaksinasi diberbagai gerai yang sudah disediakan.

“Varian apa pun itu, treatmen pencegahannya sama. Gelombang satu atau dua yang kemarin sudah bisa kita lalui. Jadi, ayo sama-sama kita hadapi pandemi ini, cegah kenaikan kasus bersama-sama,” katanya.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill