Connect With Us

2 Pegawai Bandara Soetta Suspek Omicron Warga Kota Tangerang, Dinkes Tracing Keluarganya

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 5 Januari 2022 | 20:38

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 14 petugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang yang terkonfirmasi positif COVID-19 kini telah ditangani Kementrian Kesehatan. Mereka yang berstatus suspek varian omicron ini menjalani isolasi terpusat di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Umumnya mereka yang terpapar adalah petugas yang melayani pelaku perjalanan luar negeri di Terminal 3 Kedatangan Internasional Soekarno-Hatta.

Dua diantara petugas tersebut merupakan warga Kota Tangerang yang tinggal bersama keluarganya. Atas temuan tersebut, Satgas COVID-19 Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah melakukan tracing dan testing terhadap anggota keluarga yang bersangkutan.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah membenarkan dua warganya yang bekerja di bandara terkonfirmasi positif COVID-19. Namun dirinya belum dapat memastikan apakah virus tersebut varian omicron, karena masih menunggu hasil uji laboraturium.

“Kita telah lakukan tracing terhadap anggota keluarga yang bersangkutan dan masih menunggu hasilnya,” katanya, Rabu 5 Januari 2022.

Arief juga meminta kepada warga Kota Tangerang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 saat melakukan aktivitas sosial maupun ekonomi.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill