Connect With Us

Diduga Sudah Banyak yang Terinfeksi Omicron di Indonesia, tapi Tidak Bergejala

Tim TangerangNews.com | Kamis, 30 Desember 2021 | 22:27

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) dr. Pandu Riono. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia berdasarkan informasi Kemenkes sampai saat ini berjumlah 68 orang. Epidemiolog dari Universitas Indonesia Pandu Riono menduga saat ini sudah banyak orang di Indonesia yang terinfeksi Omicron, namun mereka tak terdeteksi karena tidak menunjukkan gejala.   

Pandu mengaku hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah bakal terjadi lonjakan kasus baru akibat transmisi lokal Omicron. 

“Kita nggak tau, kalau penularannya tinggi mungkin aja terjadi peningkatan kasus tetapi walaupun banyak orang tertular. Tapi kalau tidak bergejala kan nggak penting,” kata Pandu, Kamis 30 Desember 2021, seperti dikutip dari Tempo.

Menurut Pandu, jika banyak orang yang terinfeksi tapi tidak bergejala, lonjakan itu masih bisa diatasi. Tindakan yang harus dilakukan pemerintah adalah memonitor orang yang sakit dan menunjukkan gejala Covid-19. 

"Jadi bukan orang yang terinfeksi, tapi orang yang sakit masuk rumah sakit,” tutur Pandu. 

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI mengumumkan kasus Omicron di Tanah Air  bertambah 21 pasien pada 29 Desember 2021, yang didominasi para pelaku perjalanan luar negeri.

Dengan adanya tambahan kasus tersebut, maka data kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia sampai saat ini berjumlah total 68 orang. 

"Adanya kasus Omicron Indonesia karena adanya perjalanan dari beberapa negara, seperti Arab Saudi dan Turki, sehingga masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan (jika ingin) berlibur ke sana," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi, , Rabu 29 Desember 2021.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Kompetisi Robotik Nasional Digelar di Tangerang, Kemenpora Tekankan Penguatan Daya Saing Digital Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:41

Kompetisi teknologi bidang coding dan robotik, Codero National Competition (CNC) 2026 digelar di Mall @ Alam Sutera, Tangerang, selama 24–25 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill