Connect With Us

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Naik, Operasi Aman Bersama Kembali Digiatkan

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 21 Januari 2022 | 12:47

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah serta didampingi wakilnya dalam jumpa pers di Puspem Kota Tangerang, Jumat 21 Januari 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Operasi Aman Bersama yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang kembali digiatkan menyusul adanya kenaikan kasus Covid-19.

"Rencananya pemkot akan terus menggiatkan Operasi Aman Bersama yang sudah dilakukan sepekan akan kita tingkatkan," ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam jumpa pers di Puspem Kota Tangerang, Jumat 21 Januari 2022.

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang saat ini mengalami kenaikan, yang berjumlah 101 pasien. Dari jumlah itu, lima pasien di antaranya terpapar varian Omicron. 

Arief menyebut, pihaknya mengantisipasi adanya kemungkinan gelombang ketiga kasus Covid-19 pada akhir Januari 2022 ini.

"Harus kita sikapi dengan meningkatkan kewaspadaan dengan prokes yang lebih ketat lagi," kata Arief.

Arief menuturkan, pihaknya sedang menyiapkan surat edaran yang akan ditujukan kepada masyarakat dalam menanggapi naiknya kasus Covid-19 ini.

"Jadi pemkot menunggu arahan pemerintah pusat, kita tekankan arahan presiden WFH akan kita optimalkan untuk mengurangi mobilisasi masyarakat," pungkasnya.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill