Connect With Us

Bus Lane Kota Tangerang Terhempas Abu Vulkanik

| Selasa, 7 Desember 2010 | 15:25

Jalur Bus Lane. (tangerangnews / istimewa)


TANGERANGNEWS-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang  mengaku mundurnya pengoperasian Bus Lane dari jadwal yang direncanakan November atau paling lambat Desember tahun 2010 ini dikarenakan 25 unit Bus Lane, terhempas abu vulkanik, Gunung Merapi di Yogyakarta.  Itulah sebabnya, hingga saat ini Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta baru akan menyerahkan Bus Lane pada 2011 nanti.
 
"Sampai saat ini kami belum menerima hibah Bus Lane itu. Penyebabnya, karena armada Bus Lane  tersiram abu vulkanik dan saat ini masih dalam proses pengecatan kembali," kata Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Tangerang, Fatculhadi, hari ini saat dihubungi TangerangNews.com.

Ditanya kenapa kok bisa terkena abu vulkanik? Fatculhadi menjelaskan, pemenang tender pengadaan Bus Lane adalah perusahaan karoseri PT New Armada adalah  asal Yogyakarta. Tetapi, Facthulhadi menegaskan, agar tenang. Sebab, perusahaan pemenang tender itu kini sedang melakukan proses pengeringan cat, setelah di cat ulang.

"Pokoknya tunggu saja. Ini (Bus Lane) akan dioperasikan pada awal tahun 2011 mendatang," katanya.
Ditanya soal infrastruktur dan fasilitas lainnya, seperti lajur Bus Lane dia mengaku  sudah siap. "Sudah siap,” terang Fatculhadi.

Fasilitas lainnyapun seperti rambu-rambu di lajur bus lane dan areal Parkir di Terminal Tanah Tinggi, Kota Tangerang juga sudah siap. "Sebagai daerah percontohan dari program ini, kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya," katanya.

Dishub Kota Tangerang telah melakukan uji coba moda transportasi baru Bus Lane (lajur bus) pada Kamis (2/12) lalu. Hasilnya, Dishub mengklaim sangat memuaskan, dengan jarak 10 Km, dari Terminal Poris Plawad , Tangerang ke Terminal Kalideres, Jakarta Barat bisa ditempuh sekitar 30 menit dalam kondisi macet.
 
Uji coba dilakukan untuk mengetahui apa saja kekurangan dalam pengoperasian Bus Lane. “Meski kita tidak menggunakan armada Bus Lane yang asli, kami telah melakukan uji coba dengan bus yang besarnya mirip dengan Bus Lane.Tampak pada uji coba itu semua terlihat sudak oke,” tandasnya. (dira derby)
 

HIBURAN
Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Vapeo Vapestore: Toko Vape Paling Recommended di Kabupaten Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 10:11

Memilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill