Connect With Us

Lumbung Pangan Tingkat RW Diaktifkan Kembali di Batuceper Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 7 Februari 2022 | 18:34

Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Batuceper mulai mengaktifkan kembali program lumbung pangan tingkat RW se-Kecamatan Batuceper dengan cara memberikan satu karung beras sebagai simbol. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Kecamatan Batuceper mulai mengaktifkan kembali program lumbung pangan tingkat RW se-Kecamatan Batuceper guna memastikan kebutuhan kesehatan, pangan hingga fasilitas pendukung masyarakat yang melakukan isolasi mandiri.

"Program ini sebenarnya sudah dimulai sejak masa awal pandemi. Namun, beberapa pekan terakhir ini, kembali digalakkan dan dikuatkan oleh para Satgas RW dan masyarakat lewat Kampung Si Gacor," ungkap Camat Batuceper Katrina Iswandari, Senin 7 Februari 2022.

Katrina menjelaskan, ada 47 lumbung pangan di Kecamatan Batuceper yang bertahap diaktifkan kembali untuk mengurus bantuan dari berbagai pihak. Dari situ selanjutnya didistribusikan ke rumah-rumah warga yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah. Hal tersebut untuk memastikan kebutuhan warga isoman cukup terpenuhi.

"Mulai dari sembako hingga obat-obatan. Bantuan yang didrop ke lumbung pangan RW datang dari perorangan, perusahaan, kelompok, tak terkecuali pegawai pemda. Pastinya semua bergerak gotong-royong untuk menghadapi gelombang tiga ini," katanya.

Sementara itu, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batuceper diketahui baru saja menerima bantuan stimulus lumbung pangan, berupa 500 kilogram beras dari PT MBI.

Lurah Poris Gaga, Ito Sucipto menjelaskan, bantuan disebar ke 10 lumbung pangan atau RW di Kelurahan Poris Gaga, dengan masing-masing 50 kilogram beras. 

Selanjutnya, pihak RT akan mendata warganya untuk mengetahui ada berapa yang sedang menjalani isoman. “Petugas akan ambil dan distribusikan berdasarkan data tersebut. Tak hanya beras, ada juga komoditi sembako lainnya sebagai pelengkap untuk membantu kebutuhan sehari-hari warga," jelasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

729 Pelaku Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Diringkus, Terbanyak di Kota Tangerang

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19:50

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya membongkar maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masih didominasi oleh modus klasik menggunakan kunci T.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill