Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon
Jumat, 24 April 2026 | 22:02
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TANGERANGNEWS.com-Bocah berinisial AF, 9, yang tenggelam di Kali Angke sekitar jembatan merah Pondok Bahar, Kota Tangerang, masih belum juga ditemukan, Minggu 1 Mei 2022.
“Kami terus melakukan pencarian secara maksimal, semoga korban bisa segera kita temukan secepatnya,” ungkap Hendra Sudirman, Kepala Kantor SAR Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.
Pencarian pada hari ini melibatkan puluhan personel SAR gabungan. Tim melanjutkan pencarian dengan membagi menjadi tiga area pencarian.
Tim pertama melakukan pencarian dengan penyisiran menggunakan perahu karet di sepanjang aliran kali Angke hingga radius 5 KM.
Tim kedua melakukan pencarian dengan penyisiran secara visual melalui jalur darat hingga radius 3 KM.
Kemudian, tim ketiga melakukan pencarian dengan penyisiran di bawah permukaan air dengan media yang diberi nama Aqua Eye dan Underwater Searching Device. Lalu, dilakukan penyelaman terhadap objek yang dicurigai tanda-tanda dari korban.
Menurutnya, hingga petang tadi korban belum ditemukan oleh tim SAR gabungan. "Rencananya, pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin 2 Mei 2022 pagi," pungkasnya.
Seperti diketahui, bocah tersebut tenggelam pada sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum tenggelam, korban sedang bermain dengan tiga orang temannya di bantaran kali hingga akhirnya menghilang terseret arus.
Ketiga teman korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada kedua orang tua korban, untuk diteruskan kepada pihak terkait.
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TODAY TAGTradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews