Connect With Us

Es Selendang Mayang di Modernland Tangerang yang Melegenda

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 Juni 2022 | 14:15

Es Selendang Mayang Babeh Sapri di Jalan Hartono Raya, Modernland, Kecamatan Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Es Selendang Mayang khas Betawi yang kini mulai langka masih bisa ditemukan di Kota Tangerang.

Bagi masyarakat yang ingin membelinya, bisa mengunjungi outlet Es Selendang Mayang Babeh Sapri di Jalan Hartono Raya, Modernland, Kecamatan Tangerang.

Minuman legenda yang sudah ada sejak tahun 1940-an ini bisa dihidangkan di dalam gelas ataupun mangkuk. Dalam setiap porsinya, Es Selendang Mayang ini berisi kue yang terbuat dengan bahan baku dari sagu aren, gula, santan, dan es.

"Es Selendang Mayang cocok dihidangkan saat siang hari," ujar Ferry, penerus usaha Es Selendang Mayang Babeh Sapri, Rabu 29 Juni 2022.

Ferry mengatakan, usaha Es Selendang Mayang Babeh Sapri di Modernland Kota Tangerang, sudah ada sejak tahun 1999.

"Saya generasi keduanya, meneruskan usaha mertua saya, Babeh Sapri," katanya.

Ferry menyebut, jam operasional Es Selendang Mayang Modernland dibuka setiap hari pada pukul 09.00 sampai 17.00 WIB. "Sekarang harga seporsinya Rp8 ribu," pungkasnya.

TEKNO
Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Aplikasi Chat Buatan Elon Musk Tantang WhatsApp dan Telegram, Bakal Dirilis Global

Rabu, 29 April 2026 | 08:42

Platform milik Elon Musk kembali meluncurkan layanan baru di sektor komunikasi, bernama XChat. Aplikasi ini mulai tersedia secara global dan sudah bisa digunakan oleh sebagian pengguna, termasuk di Indonesia.

OPINI
Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia

Selat Hormuz: Dari Jalur Vital Menuju Leher Botol Dunia

Rabu, 29 April 2026 | 19:48

Penutupan Selat Hormuz kembali menegaskan satu hal yang kerap luput dari kesadaran kita: dunia modern tidak sepenuhnya berdiri di atas fondasi yang kokoh.

NASIONAL
Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Didiskon 50 Persen bagi Peserta BPU

Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Didiskon 50 Persen bagi Peserta BPU

Rabu, 29 April 2026 | 18:41

Pemerintah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai langkah konkret menjaga daya beli

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill