Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas mutu pendidikan, salah satunya melalui pemilihan guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi tingkat Kota Tangerang.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menyampaikan bahwa kualitas pendidikan di Kota Tangerang juga harus ditunjang oleh para pendidik yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Tidak hanya kemampuan teknis edukatif, tapi adaptif juga diperlukan agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan saat ini,” jelas Sekda dalam kegiatan yang digelar di Aula Al-Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa 5 Juli 2022.
Dalam kegiatan yang digelar selama tiga hari ini dihadiri oleh para peserta guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah tingkat PAUD, TK dan SMP.
Sekda berpesan kepada para pendidik agar terus berkomitmen mengembangkan kemampuannya demi peningkatan kualitas pendidikan, serta upaya bersama mencetak generasi Kota Tangerang yang unggul dan berdaya saing.
“Diharapkan semuanya bisa terus termotivasi untuk semakin meningkatkan potensi dirinya sebagai para pendidik yang berkualitas,” kata Herman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menjelaskan bahwa akan dipilih sejumlah pendidik berprestasi mulai dari tingkat PAUD, TK dan SMP.
“Sebanyak 200 peserta rekomendasi dari wilayah kecamatan masing-masing ini akan diseleksi kembali untuk masuk di tingkat kota,” jelasnya.
TODAY TAGUpaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews