Connect With Us

DPR RI Komentari Polemik MPLS di SDN Uwung Jaya Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 Juli 2022 | 14:04

Anggota Komisi X DPR RI Martina. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi X DPR RI Martina, menanggapi polemik Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar SDN Uwung Jaya, Kota Tangerang.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta didik baru diarahkan untuk berlomba berganti pakaian secara bersama-sama.

Martina meminta Dinas Pendidikan Kota Tangerang memberikan teguran kepada kepala sekolah dan panitia pelaksana MPLS SDN Uwung Jaya. Pasalnya, kegiatan itu dinilai tidak mencerminkan contoh yang baik terhadap para peserta didik baru.

Srikandi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menyampaikan, seharusnya sekolah memberikan pembelajaran terkait norma-norma yang berlaku. Selain itu, memfasilitasi para peserta didik baru dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

“Sangat menyayangkan kejadian tersebut. Artinya, peserta didik kita harus diajarkan dan diarahkan pada kegiatan yang lebih baik. Hal ini sebagai pondasi mereka dalam kehidupan sehari-hari ke depannya,” ucap Martina, Jumat 15 Juli 2022.

Legislator daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Banten III ini mengungkapkan, kegiatan yang tidak mendidik tersebut tidak boleh terjadi lagi di lingkungan sekolah. Seharusnya sekolah, apalagi sekolah dasar merupakan dasar atau fondasi dalam mengajarkan pendidikan nilai dan moral.

"Karakter anak diajarkan di jenjang sekolah dasar seharusnya mulai dikenalkan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS),” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, SDN Uwung Jaya, Kota Tangerang, Provinsi Banten, telah menggelar kegiatan MPLS yang diikuti oleh 123 peserta didik baru, pada Senin, 11 Juli 2022.

Pada kegiatan itu, para peserta didik baru diminta datang ke sekolah dengan pakaian bebas dan membawa seragam putih merah. Kemudian, mereka diarahkan untuk berlomba berganti pakaian secara bersama-sama.

KAB. TANGERANG
Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Puluhan Tahun Diabaikan, Jalan Perbatasan Bogor–Tangerang Dibangun Tahun Ini

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:51

Ruas Jalan Maloko–Dangdang yang selama puluhan tahun rusak dan nyaris tak tersentuh pembangunan dipastikan akan diperbaiki pada 2026 melalui rencana kolaborasi antarpemerintah daerah.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill