Connect With Us

Depresi Nilai Akademik Buruk, Mahasiswa di Pinang Tangerang Akhiri Hidupnya

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 6 Agustus 2022 | 19:48

Jasad mahasiswa berinisial A yang mengakhiri hidupnya saat dievakuasi di kawasan Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. (Polsek Pinang / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Seorang mahasiswa berinisial A nekat mengakhiri hidupnya dengan obat hingga overdosis di rumah Neneknya di kawasan Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Pria berusia 20 tahun tersebut melakukan bunuh diri diduga karena nilai akademiknya buruk, Sabtu 6 Agustus 2022 pagi.

Kapolsek Pinang Iptu Tapril mengatakan, saksi menemukan korban tergeletak dalam kondisi sudah tak bernyawa sekitar pukul 05.00 WIB.

"Jam 5 pagi itu saksi mau matiin lampu di lantai dua. Ternyata didapati korban tergeletak di tempat jemuran bawah di lantai dua," ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, korban meninggal setelah minum obat-obatan racikan, hingga membuatnya overdosis. Hal ini juga sesuai dengan hasil pengecekan dokter dari Puskesmas setempat.

"Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), ditemukan muntahan dari mulutnya. Terus di handphone-nya juga ada racikan obat, di mana obat itu banyak diracik-racik terus diduga diminum sama korban," jelasnya.

Kapolsek mengungkapkan, korban mewasiatkan permintaan yang telah ditulisnya sebelum meninggal.

"Korban juga meninggalkan tulisan permintaan maaf kalau dia melakukan seperti itu (bunuh diri). Terus permintaan korban agar jasadnya dikremasi," ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, korban tinggal bersama Neneknya di kawasan Pinang, Kota Tangerang. Sedangkan orang tuanya, tinggal di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan.

"Sementara korban kuliahnya itu yang bayarin pamannya. Jadi, nilai kuliahnya jelek, ya mungkin gimana lah depresi merasa berdosa, salah," tuturnya

Kini, jasad korban telah dievakuasi untuk kemudian dikremasi di Rumah Duka Boen Tek Bio, Kota Tangerang.

Pesan Redaksi: Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Suzuki XL7 Jadi Mobil Paling Banyak Dicoba Pengunjung GIIAS 2026

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:59

Suzuki XL7 terbaru menjadi salah satu mobil yang paling banyak menarik perhatian pengunjung selama ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill