Connect With Us

Perjuangan Paskibraka Kecamatan Larangan Tangerang Terjang Genangan Air Demi Kibarkan Bendera

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:27

Paskibraka Kecamatan Larangan 2022 menerjang genangan air saat upacara pengibaran bendera di Lapangan Stadion Mini di Jalan Mawar VIII, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Rabu 17 Agustus 2022, pagi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Mengibarkan bendera merah putih menjadi momen sakral khususnya di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Petugas pengibar bendera terkadang mengalami berbagai insiden yang tidak terduga.

Seperti yang dialami Paskibraka Kecamatan Larangan 2022 saat upacara pengibaran bendera di Lapangan Stadion Mini di Jalan Mawar VIII, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Rabu 17 Agustus 2022, pagi. Akibat hujan deras semalam, kondisi lapangan tersebut digenangi air dan berlumpur.

Meski demikian, pengibaran bendera merah putih harus tetap dilaksanakan. Dalam video yang beredar, petugas Paskibraka tampak menerjang genangan air dan lumpur tersebut.

Hambatan itu sama sekali tidak mengganggu pergerakan dan formasi mereka, meskipun seragam putih para Paskibraka harus basah dan kotor terkena noda lumpur.

Hendri, Pelatih Paskibraka Kecamatan Larangan mengatakan, penyebab kondisi lapangan tergenang air disebabkan hujan deras yang mengguyur sejak Selasa 16 Agustus 2022, malam, hingga Rabu 17 Agustus 2022, dini hari.

Pihaknya dibantu petugas Pemadam Kebakaran sudah mencoba menyedot genangan air. Tapi karena terbatas waktu untuk upacara pengibaran bendera, masih ada sisa air yang menggenang.

"Oleh karena itu, walaupun rintangan seperti apa pun kita tetap harus lanjut," kata Hendri kepada TangerangNews.

Hendri yang telah menjadi pembina Paskibraka sejak 2013 ini mengaku bangga bercampur rasa sedih, melihat anak-anak binaannya terus melangkah untuk mengibarkan bendera merah putih, meski kondisi lapangan tidak ideal.

"Untuk seragamnya kita udah sempat laundry, terus kita juga udah nyiapin seragam dari senior satu tingkatan untuk dipakai saat penurunan bendera nanti, apabila seragam tersebut belum kering," katanya.

Sementara itu, Bintang Anggara Putra, Pembentang Bendera Merah Putih Paskibraka Kecamatan Larangan mengaku kaget ketika melihat kondisi medan lapangannya yang diluar prediksi.

"Yang saya pikirkan bagaimana caranya supaya bisa bawa bendera tanpa kotor, tanpa basah, terus bisa berkibar di atas," ujarnya.

Anadila Rizky Fauziah, Pembawa Baki 1 Paskibraka Kecamatan Larangan mengaku kaget harus mengibarkan bendera dengan kondisi lapangan yang dipenuhi genangan air. Namun ia bangga telah menyelesaikan tugasnya tanpa kesalahan.

"Kaget, cuma memang ini kewajiban kita untuk mengibarkan bendera merah putih jadi mau tidak mau harus tetap maju," jelasnya.

Pantauan TangerangNews, hingga pukul 15.30 WIB kondisi  Lapangan Stadion Mini Kecamatan Larangan nampak masih digenangi air karena diguyur hujan susulan. 

Untuk prosesi penurunan bendera, pasukan Paskibraka Kecamatan Larangan 2022 ini kompak untuk tetap melanjutkan tugas.

Berdasarkan informasi, Paskibraka Kecamatan Larangan 2022 berasal dari beberapa sekolah di antaranya yaitu SMA Ki Hajar Dewantoro, SMA Makarya 3, SMK 6 Kota Tangerang, SMA Negeri 12 Kota Tangerang, SMA dan SMK An-Nurmaniyah. Pasukan berjumlah 25 orang yang terdiri dari 19 putri dan 6 putra.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill