Connect With Us

KPK Tangkap Jaksa Tangerang, Diduga Peras Pegawai BUMN

| Sabtu, 12 Februari 2011 | 09:04

KPK (tangerangnews / kpk)

TANGERANGNEWS-Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap dua orang di Pondok Aren, Bintaro, salah satunya adalah jaksa di Kejari Tangerang. Sebelum menangkap, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara KPK dengan mobil milik jaksa.

Sumber wartawan , Sabtu (12/2/2011) menceritakan, jaksa berinisial DSW dan pegawai BUMN ini sudah diintai sejak sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Penangkapan sendiri terjadi pukul 21.00 WIB.

Pegawai BUMN itu menyerahkan uang yang dibungkus amplop coklat di pinggir jalan. Usai menerima, DSW pun langsung pergi.

Tidak berapa lama, tim KPK langsung mengejar mobil DSW, Terios hitam bernopol B 1835 VFD dengan logo kejaksaan di nopolnya itu. Di sinilah terjadi aksi kejar-kejaran.

Di sekitaran Bintaro Regency, DSW mulai sadar jika dibuntuti KPK. Ia pun memacu kendaraannya makin cepat.

KPK yang menerjunkan empat mobil pun langsung mengepung. Supaya tidak lari, salah satu mobil KPK, Toyota Inova pun memepet mobil DSW. Bahkan bemper belakang Inova sampai penyok ditabrak Terios.

Di dalam mobil tersebut ditemukan amplop. "Jumlahnya masih dihitung," kata juru bicara KPK, Johan Budi.

Hingga kini kedua orang tersebut masih diperiksa KPK. Sementara itu Terios yang bodinya terbaret-baret itu disita oleh KPK.
 
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangerang Chairul Amir mengatakan, DSW sudah dua tahun menjadi jaksa di Kejari Tangerang.

"Dia ditugaskan sejak 2009-an seingat saya. Dia memang lebih lama di sini, kalau saya kan baru," ujar Chairul Amir saat dihubungi Sabtu (12/2/2011).

Menurut Chairul, DSW merupakan jaksa fungsional di Kejari Tangerang, dan bertugas di Seksi Intelijen. "Iya dia di di intel," ujarnya singkat.

Chairul juga mengetahui bila anak buahnya telah di tangkap KPK, namun dirinya tidak tahu sebab musabab ditangkapnya DSW. "Ya saya baru tahu, tetapi kan masih simpang siur. Ada yang bilang karena kasus suap BUMN lah, dan ada lagi yang lainnya," katanya.

Meski begitu, Chairul Amir enggan memberikan komentar lebih banyak lagi. "Saya tidak mau memberikan keterangan yang sepotong-sepotong. Apa kasusnya dan permasalahannya harus saya mengerti dulu, apa alasan KPK menangkapnya, jadi tidak bagus kalau saya komentar tanpa tahu kasusnya, takutnya malah simpang siur," tutupnya. (DIRA DERBY)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KOTA TANGERANG
Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:36

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan kader Banser yang melibatkan Habib Bahar bin Smith.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill