Connect With Us

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Pemkot Tangsel memastikan bahwa truk-truk tersebut bukanlah bagian dari armada mereka maupun mitra resmi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin menyatakan berdasarkan verifikasi internal, armada yang terekam dalam dokumentasi tersebut sama sekali tidak memiliki keterkaitan operasional dengan Pemkot Tangsel.

"Kami pastikan bahwa truk-truk yang terlihat dalam video maupun foto yang beredar bukan merupakan armada milik Pemkot Tangsel, dan bukan pula armada milik mitra pihak ketiga yang memiliki ikatan kontrak resmi dengan kami, dalam pengelolaan sampah," ujar Asep dalam keterangannya, Jumat 6 Februari 2026.

Asep juga menjelaskan bahwa Pemkot Tangsel memiliki protokol ketat dalam distribusi dan pengangkutan sampah.

Seluruh armada resmi memiliki identitas fisik yang spesifik, pelat nomor yang terdata dalam sistem, serta rute perjalanan yang telah ditentukan menuju lokasi pembuangan akhir yang legal.

Tak hanya itu, mitra resmi yang bekerja sama dengan Pemkot Tangsel terikat oleh pakta integritas dan kontrak kerja yang sangat ketat.

"Terdapat mekanisme pengawasan dan evaluasi rutin yang menutup celah bagi adanya tindakan pembuangan sampah sembarangan di luar lokasi resmi. Jika ada armada yang melanggar prosedur, sistem kami akan langsung mendeteksi hal tersebut," tegas Asep.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan, Pemkot Tangsel menyatakan dukungan penuh atas tindakan tegas yang diambil oleh Pemkab Bogor.

Hal ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan lintas wilayah.

"Siapa pun oknum di balik tindakan ilegal tersebut harus ditindak sesuai aturan yang berlaku. Kami juga siap berkoordinasi secara terbuka untuk mengklarifikasi data agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang merugikan nama baik institusi," ungkap Asep.

Selanjutnya, Pemkot Tangsel mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Klarifikasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang utuh bahwa Pemkot Tangsel senantiasa menjunjung tinggi regulasi dalam setiap aspek pelayanan publik.

"Kami mengimbau semua pihak untuk bersandar pada fakta dan verifikasi yang akurat sebelum menarik kesimpulan. Komitmen kami tetap konsisten, yakni menjalankan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab dan transparan demi kepentingan masyarakat luas," pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill