Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang akan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mengoptimalkan pelayanan publik, salah satunya meningkatkan minat baca.
"Kami berencana akan mengembangkan perpustakaan digital," ujar Rana Rachadiana, Sekretaris DPAD Kota Tangerang saat ditemui di kantornya, Selasa, 15 November 2022.
Menurut Rana, perkembangan teknologi perlu disesuaikan dengan pelayanan publik. Adapun inovasi yang dilakukan, katanya, pihaknya akan menyediakan perpustakaan digital.
"Langkah ini dalam rangka mendekatkan pelayanan dan meningkatkan minat baca masyarakat," jelasnya.
BACA JUGA: Buka Lomba Bertutur Tingkat Nasional, Arief: Tingkatkan Semangat Membaca dengan Bertutur
Rencananya, perpustakaan keliling, perpustakaan daerah, taman baca, dan pojok baca di setiap kecamatan, akan dilengkapi dengan fasilitas seperti gawai, baik telepon seluler atau tablet untuk mengakses buku digital alias e-book.
"Saat ini membaca buku konvensional sangat rendah sekali minatnya, dan sekarang lebih cenderung masyarakat senang dengan digitalisasi," tuturnya.
Mantan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Tangerang ini mengharapkan, literasi masyarakat bisa meningkat ke depannya.
"Maka buku digital dirasa tepat untuk meningkatkan minat baca," pungkasnya.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGKantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews