Connect With Us

Ini Komponen Motor yang Harus Dicek Usai Hajar Jalan Berlubang di Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 2 Maret 2023 | 14:46

Seorang pengendara motor tewas ditempat karena menghajar jalan berlubang DI Jalan rusak Daan Mogot, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Selasa (23/2/2021) petang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Memasuki musim hujan biasanya akan berpengaruh terhadap semakin banyaknya jalan berlubang pada sejumlah titik di Tangerang.

Beberapa jalanan yang berlubang di antaranya ada di Jalan MH Thamrin Kota Tangerang, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Raya Merdeka, dan lainnya.

Jalanan berlubang tersebut sebaiknya dihindari lantaran dapat berisiko menimbulkan kecelakaan atau kerusakan pada kendaraan.

Namun, jika tanpa sengaja menghantam jalanan berlubang tersebut dengan kecepatan tinggi, segera periksa komponen-komponen pada kendaraan.

Terdapat beberapa komponen kendaraan yang harus dicek seperti dilansir dari kanal YouTube MOTOR Plus, Kamis 2 Maret 2023.

 

Ban

Komponen pertama yang diperiksa usai menghantam jalan berlubang ialah ban, karena jika sering menghajar jalanan berlubang biasanya akan timbul benjolan pada ban.

Selain itu, kendaraan yang sering menghantam jalan berlubang akan menyebabkan peyang pada bagian pelek motor. Untuk mengeceknya, putar perlahan ban motor kemudian lihat dari arah belakang, pelek yang peyang akan tampak bergoyang.

Pelek yang mengalami kondisi peyang harus diperbaiki dengan metode press atau diganti dengan pelek yang baru.

 

Bearing

Kondisi komponen ini juga penting untuk dicek lantaran motor yang sering menghantam lubang akan menyebabkan bearing lama kelamaan menjadi aus.

Untuk cara mengeceknya ialah dengan sedikit membelokkan bagian motor, lalu tekan ke kiri dan ke kanan. Jika terasa goyangan atau tidak kencang, artinya bearing mengalami aus.

Hal tersebut juga dapat ditandai dengan motor yang terasa oleng jika melalui permukaan yang kurang rata.

 

Baut-baut body

Jika menghantam lubang, biasanya baut-baut pada body motor akan kendor. Jika terus dibiarkan baut-baut tersebut akan terlepas dan membuat body motor menjadi bergetar.

Segera kencangkan baut-baut body motor yang mulai kendor.

 

Komstir

Komstir atau kendali kemudi kendaraan merupakan salah satu komponen penting yang harus dicek. Jika sering menghajar lubang atau jalan jelek dapat menyebabkan aus atau kendor.

Cara mengeceknya ialah dengan memegang setang kemudi sambil tarik rem depan. Lalu, tekan motor ke depan, jika terdengar bunyi atau terasa goyang maka komponen tersebut telah mengalami aus.

 

Demikian informasi mengenai komponen motor yang harus dicek jika menghantam jalanan yang permukaannya kurang baik, semoga bermanfaat.

SPORT
Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Prediksi Skor Persita vs Dewa United Pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, Duel Tim Perwakilan Banten

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:39

Persita Tangerang akan menjamu Dewa United FC lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026, di Indomilk Arena, Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill