Connect With Us

Jangan Asal Mengendarai Motor di Jalan Berlubang, Begini Cara yang Benar Agar Tidak Cedera

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 16 Desember 2022 | 12:37

Kondisi jalan rusak di Jalan Palem Manis Raya, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com-Masih banyak ditemukan kondisi jalanan di Tangerang dalam keadaan rusak bahkan berlubang

Terlebih ketika musim penghujan tiba, jalan yang berlubang itu makin parah. Ternyata kondisi tersebut tak hanya bisa merusak kendaraan, tetapi juga dapat berdampak kurang baik pada tubuh dalam jangka panjang.

Instruktur keselamatan berkendara dari Rifat Drive Labs (RDL) Doddy Setiadi mengatakan, melintasi jalan rusak atau berlubang secara sembarangan berimbas negatif untuk tubuh, bahkan menimbulkan cedera punggung.

“Rata-rata memang cedera tulang punggung, back pain. Karena memang sering terjadi karena guncangan. Nah, itu lebih banyak terjadi pada orang-orang semua bebannya ditumpu di tempat duduk,” ujar Doddy seperti dikutip dari kompas.com, Jumat 16 Desember 2022. 

Untuk itu, sebaiknya para pengendara motor membiasakan diri mengangkat bokong ketika melewati jalan rusak atau berlubang. 

“Terutama karena guncangan banyak dan jalanan tidak rata, itu sebaiknya titik berat sepeda motor itu di bawah, jadi kita berdiri,” kata Doddy. 

Menurut Doddy, dengan teknik tersebut selain mengurangi guncangan, menggeser titik tumpu motor dari bokong ke foot step akan membuat pengendalian motor jadi lebih stabil.

Cara ini ini bisa dipakai sehari-hari, ketika melewati jalanan rusak atau underpass yang memiliki sambungan.

"Nah itu biasanya kan sangat terasa, makanya banyak pengendara sepeda motor, punggungnya itu sakit karena sering melewati itu,” tukasnya.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill