Connect With Us

Dua Bocah Pembunuh Gay Terancam Hukuman Mati

| Jumat, 25 Maret 2011 | 18:21

Dua tersangka pelaku pembunuhan, M Subur Bimataka alias Kancil, 16, yang masih berstatus pelajar SMP disalah satu sekolah di Tangerang, dan rekannya Yogi Saputera alias Kirun, 15, yang telah putus sekolah. Polisi menetapkan Subur sebagai otak pembunuhan. ( / )

TANGERANG-Dua bocah pembunuh seorang gay bernama Fadhil Febrian, 28, dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan becencana dengan ancama hukuman mati.
 
"Para tersangka terancam hukuman mati sesuai pasal 340  KUHP. Karena kedua pelaku masih di bawah umur, maka keduanya akan didampingi pengacara dalam menjalani proses hukum," kata Kapolsek Tangerang Kompol Untung Muhardi, Jumat (25/3).
 
Kedua yang masih berumur belasan tahun ini adalah M Subur Bimataka alias Kancil, 16, yang masih berstatus pelajar SMP disalah satu sekolah di Tangerang, dan rekannya Yogi Saputera alias Kirun, 15, yang telah putus sekolah. Polisi menetapkan Subur sebagai otak pembunuhan.

Subur mengaku mengaku membunuh Fadhil karena dendam pernah dihina dan disodomi oleh korban. Kemudian ia mengajak temannya, Yogi yang juga pernah disodomi, untuk membunuh Fadhil. “Dia ngatain saya orang miskin. Saya juga pernah disodomi dua kali. Tiap habis melakukan, saya dikasih uang Rp 50 ribu,” tuturnya ketika ditemui di Polsek Tangerang.

Fadhil dibunuh di rumah kontrakannya yang terletak di belakang Terminal Bus AJA, Kampung Sembung, RT 3/6, Cikokol, Kota Tangerang, Pada Rabu (09/03) lalu. Pelaku menikam korban dengan pisau dapur dan memukul kepalanya dengan ulekan. Setelah korban tewas, pelaku mengambil dua HP, DVD portable dan uang Rp 300 ribu milik korban.

Berdasarkan dari keterangan saksi di lokasi kejadian, polisi kemudian berhasil menangkap kedua pelaku di tempat tinggalnya di Kampung Besar, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (23/3) malam. Kini kedua pelaku meringkuk di ruang tahanan Polsek Tangerang untuk proses hokum.(RANGGA ZULIANSYAH)
BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill