Connect With Us

Vakum 3 Tahun, Festival Peh Cun Kembali Digelar Tahun Ini

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 16 Juni 2023 | 12:32

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dalam konferensi pers festival Peh Cun di Episode Hotel, Gading Serpong, pada Kamis, 15 Juni 2023 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Setelah tiga tahun terhenti akibat pandemi Covid-19, Festival Perahu Naga Peh Cun kembali digelar pada Juni 2023. 

Festival yang sudah menjadi tradisi tahunan oleh Perkumpulan Boen Tek Bio ini akan berlangsung selama lima hari berturut-turut, mulai dari tanggal 21 hingga 25 Juni 2023.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap festival ini. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk turut serta dalam menyemarakkan dan memeriahkan gelaran festival yang mendunia ini.

"Mudah-mudahan festival ini dapat dilestarikan menjadi khazanah kekayaan budaya yang ada di Kota Tangerang. Dan tentunya dapat mempersatukan masyarakat Kota Tangerang," ucap Arief saat menghadiri konferensi pers acara festival tersebut di Episode Hotel, Gading Serpong, Tangerang, pada Kamis, 15 Juni 2023.

Ia berharap festival ini akan semakin berkembang dan menjadi salah satu festival terbesar di Indonesia.

Untuk itu, Arief mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang, bahkan masyarakat seluruh Indonesia, untuk datang ke Kota Tangerang, khususnya ke kawasan Kali Pasir di Pasar Lama, dan meramaikan Festival Peh Cun 2023. 

Di festival ini, pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan seni, budaya, festival kuliner, serta berpartisipasi dalam lomba-lomba menarik. 

"Pokoknya, datanglah semua!" tegasnya.

Menurut Arief, festival ini dapat mempererat harmoni dan kebersamaan masyarakat di Kota Tangerang sekaligus menjadi potensi dan kekuatan yang dapat menjadikan Kota Tangerang semakin sejahtera, maju, dan kompak.

Mengusung tema "Harmoni di Dalam Keberagaman" festival Peh Cun 2023 akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, antara lain pentas seni, talk show, perlombaan lepas dan menangkap bebek, serta pameran foto Peh Cun dari masa ke masa.

Festival ini juga mendapatkan dukungan dari salah satu duta Kota Tangerang, Joan Angelina, yang merupakan Runner Up Miss World Chinese dan tinggal di Modernland. Partisipasi aktif dari komunitas dan masyarakat Cina Benteng menjadi aset berharga dalam keberlangsungan festival ini.

"Mari kita dorong teman-teman ini agar tetap semangat setelah vakum akibat Covid-19, dan tahun ini kita mengadakan festival selama lima hari berturut-turut. Dan pada tahun depan, semoga festival ini semakin besar dan menjadi festival Peh Cun tingkat nasional atau bahkan internasional," pungkasnya.

OPINI
Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34

Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill