Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNEWS.com- Tiga petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang tertabrak oleh seorang pemuda yang diduga mabuk berinisial MDA saat tengah melakukan sterilisasi Car Free Day, Minggu, 2 Juli 2023, sekira pukul 02.00 WIB dini hari.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang AKP Badruzzaman menjelaskan, MDA melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi di Jalan A Damyati menuju Cikokol.
Saat tiba di Jalan Veteran, MDA menerobos barrier penutup jalan dan menabrak beberapa motor yang terparkir di area kejadian.
"Pengemudi (MDA) juga menabrak mobil hingga 3 petugas Dishub yang berada di jalan saat tengah melakukan penutupan untuk menggelar Car Free Day," ujar Badruzzaman dikutip dari inews.id, Senin, 3 Juli 2023.
Akibatnya, para petugas tersebut harus dilarikan ke RSUD Kota Tangerang untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka.
Polisi kemudian segera mengamankan MDA beserta mobilnya untuk pemeriksaan lebih lanjut. AKP Badruzzaman mengungkapkan bahwa proses penindakan terhadap kasus tersebut sedang dilakukan.
"Sudah kita amankan pengemudi (MDA) tersebut. Saat ini prosesnya sedang kita tindak lanjuti terkait kasus tersebut," pungkasnya.
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews