Connect With Us

Bukan Pemerasan, Ini Kronologi Sebenarnya Modus Pemotor Pura-pura Tabrak Mobil di Cipondoh Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 28 Mei 2023 | 11:41

DJ perekam video dengan narasi adanya dugaan pemerasan oleh seorang pemotor berinisial FT telah berdamai usai dilakukan mediasi oleh pihak Polres Metro Tangerang Kota (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini, ramai pemberitaan terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oleh seorang pemotor terhadap pengemudi mobil di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho telah meminta Kapolsek Tangerang AKP Suyatno beserta jajaran untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait kebenaran dari video yang viral di media sosial itu.

Dari hasil penyelidikan diketahui, peristiwa tersebut terjadi di Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

"Kejadiannya pada hari Kamis, 25 Mei 2023 sekira jam 10.45 WIB dan viral pada Jumat, 26 Mei 2023, setelah video itu diunggah perekam ke akun media sosialnya," ujar Zain dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Minggu, 28 Mei 2023.

Tim gabungan Polres Metro Tangerang Kota bersama Polda Metro Jaya dan Polsek Tangerang berhasil mengamankan kedua belah pihak, yakni perekam berinisial DJ, 26, dan pemotor dalam video FT, 25.

"Setelahnya, didapati fakta kejadian sebenarnya. Saat itu, pemotor FT hendak memutar arah, tiba-tiba ditabrak oleh mobil keluarga DJ yang saat itu dikemudikan oleh orang tuanya," jelas Zain.

Akibatnya, knalpot motor milik FT mengalami kerusakan sehingga ia meminta pertanggungjawaban. Namun, pengemudi mobil sempat enggan untuk turun mengecek keadaraannya dan memancing emosi FT.

Menurut keterangannya, saat itu keduanya sebenarnya sudah berdamai, pihak pengemudi mobil pun telah mengganti kerusakan knalpot motor FT.

Setelah diklarifikasi, kata Zain, narasi dalam video viral yang menyebutkan adanya dugaan pemerasan oleh pemotor terhadap pengemudi mobil tidaklah benar.

"Kedua belah pihak pun sudah saling meminta maaf dan berkomitmen tidak melanjutkan masalah ini ke ranah hukum," pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya beredar video cekcok adu mulut antara seorang pemotor dan pengemudi mobil lansia. Pemotor yang tak terima pun meminta pengemudi mobil untuk bertanggung jawab dan mengganti kerugian. Namun, pengemudi mobil yang merasa tak bersalah enggan untuk mengecek kendaraan milik pemotor tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Rabu, 16 September 2026 | 19:11

Sinar Mas Land (SML) resmi menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI untuk memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill