Connect With Us

Waspada, Pemerasan Bermodus Pura-pura Tertabrak Mobil di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 April 2022 | 11:39

Pelaku seorang pria mengendarai sepeda motor mengincar pengendara mobil. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi pemerasan dengan modus berpura-pura tertabrak mobil terjadi di Kota Tangerang. Pelaku seorang pria mengendarai sepeda motor mengincar pengendara mobil.

Insiden yang terjadi pada Jumat 15 April 2022 lalu itu, sempat terekam oleh korban dan videonya terekam di media sosial.

Berdasarkan informasi, pelaku beraksi sekitar pukul 22.30 WIB tepatnya di Jalan Raya Benua Indah, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. Saat itu korban bersama suaminya yang mengendarai mobil melintas di lokasi.

Lalu, korban terkejut saat ada pria yang mengendarai motor berteriak dari arah belakang. Pria itu disebut menabrakkan diri ke arah mobil korban.

"Saya sama suami lagi di mobil dengan kecepatan rendah karena lagi menidurkan anak, terus tiba-tiba ada yang teriak-teriak dari belakang, lalu nyalip dari kiri dan nabrakin diri ke bumper depan," jelas korban seperti dilansir dari Detik, Minggu 17 April 2022.

Pengendara itu tidak jatuh saat menabrakkan diri. Tapi dia pura-pura oleng ke pinggir dan menjatuhkan diri.

Kemudian pria itu mendekat ke mobil dan meminta korban beserta suaminya untuk keluar. Pria itu meminta tanggung jawab dengan alasan motornya mengalami kerusakan.

Korban yang curiga atas kejadian itu lantas meminta untuk menyelesaikannya di polres setempat. Namun pria itu malah kabur.

"Dia minta kita keluar dan bilang motornya lecet minta tanggung jawab. Saya enggak izinin suami keluar karena kelihatannya mabuk dan ajak dia ke polres aja, tapi dia malah kabur," ujarnya.

Korban menduga pelaku mengincar mobil yang pelan karena mengira dikendarai perempuan. Atas kejadian itu, korban memperingatkan agar masyarakat lebih waspada.

Sementara itu, Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan Situmorang mengatakan pihaknya belum menerima adanya laporan terkait kejadian itu. Meski begitu, polisi tetap melakukan penyelidikan.

"Anggota masih melakukan penyelidikan terhadap orang dalam kejadian tersebut," jelas Hasoloan.

Hasoloan mengimbau masyarakat tidak panik jika menemukan modus demikian. Masyarakat diimbau lapor polisi apabila menjadi korban modus pura-pura tertabrak.

"Apabila masyarakat menemukan modus seperti itu jangan panik. Ketika warga ada di dalam mobil jangan langsung membuka kaca atau pintu. Segera datangi kantor kepolisian terdekat untuk segera mendapat penanganan," imbuhnya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill