KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Aksi tawuran antar gangster kembali terjadi di Tangerang. Peristiwa itu terjadi di dua lokasi yang berbeda.
Aksi tawuran yang pertama terjadi di Kecamatan Pasar Kemis, depan pintu gerbang Pondok Pesantren Cilongok, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu 5 Agustus 2023, malam.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak para pelaku yang berjumlah puluhan mengendarai sepeda motor sambil mengacungkan benda yang diduga senjata tajam.
Akibat tawuran tersebut, satu orang dikabarkan luka-luka akibat dibacok. Belum diketahui identitas korban dan kelompok gangster tersebut.
Selain itu, tawuran juga terjadi di kawasan Perumahan Banjar Wijaya, Jalan Boulevard Barat, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Minggu 6 Agustus 2023, sekitar pukul 032.0 WIB.
Aksi tersebut sempat tertekan kamera CCTV di lokasi. Terlihat dalam video, para gangster yang mengendarai sepeda motor datang beramai-ramai. Lalu dari arah yang berlawanan diserang oleh kelompok lainnya dengan kembang api.
Namun aksi tersebut tidak berlangsung lama, karena kelompok gangster yang pertama langsung melarikan diri, sehingga lawannya pun meninggalkan lokasi.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.
Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews