Connect With Us

Marak Tawuran, DPRD Kabupaten Tangerang Ingatkan Orang Tua Sering-sering Cek HP dan Medsos Anak

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 21 Juli 2023 | 16:01

Anggota DPRD Komisi 4 Kabupaten Tangerang Deden Umardani Aleg, saat sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) dan gerakan cegah tawuran di SMPN 4 Cikupa, Kamis 20 Juli 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi 4 Kabupaten Tangerang mengingatkan para orang tua untuk lebih sering mengecek isi HP dan media sosial (medsos) anaknya.

Hal ini lantaran maraknya aksi kenakalan remaja seperti tawuran dan gangster di Kabupaten Tangerang.

"Orang tua harus melakukan pengawasan lebih. Jadi tau anak berkumpul dimana, sama siapa aja, rajin cek isi percakapan di HP dan media sosial," ujar Anggota DPRD Komisi 4 Kabupaten Tangerang Deden Umardani Aleg, saat sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) dan gerakan cegah tawuran di SMPN 4 Cikupa, Kamis 20 Juli 2023.

Pengecekan itu untuk memastikan agar anak-anak tersebut tidak terlibat dalam gangster yang dapat merugikan dirinya dan keluarga.

"Sebetulnya fungsi dan kepekaan orang tua zaman sekarang ini dibutuhkan sekali untuk menghindari hal-hal negatif anak," kata anggota dewan dari fraksi PDIP ini.

Selain itu, Deden juga menyarankan kepada orang tua untuk memastikan anak agar pulang lebih cepat. Pasalnya, jika pulang larut sangat rawan terhadap perbuatan kriminalitas.

"Pastikan anak-anak kita selambatnya jam 10 malam sudah di rumah, jangan sampai anak kita menjadi pelaku atau korban tawuran atau gangster," pungkasnya.

Sementara terkait program PIP, Deden berharap pemanfaatan dana bantuan tersebut dapat dipergunakan untuk urusan pendidikan para siswa.

Setidaknya, nantinya dapat sedikit meringankan beban keperluan sekolah di awal masa pembelajaran sekolah.

"Jadi nantinya ada keringanan dalam masuk sekolah. Lalu yang terpenting adalah para orang tua siswa harus lebih memperhatikan anak anaknya," kata Deden.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill