Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi 4 Kabupaten Tangerang mengingatkan para orang tua untuk lebih sering mengecek isi HP dan media sosial (medsos) anaknya.
Hal ini lantaran maraknya aksi kenakalan remaja seperti tawuran dan gangster di Kabupaten Tangerang.
"Orang tua harus melakukan pengawasan lebih. Jadi tau anak berkumpul dimana, sama siapa aja, rajin cek isi percakapan di HP dan media sosial," ujar Anggota DPRD Komisi 4 Kabupaten Tangerang Deden Umardani Aleg, saat sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) dan gerakan cegah tawuran di SMPN 4 Cikupa, Kamis 20 Juli 2023.
Pengecekan itu untuk memastikan agar anak-anak tersebut tidak terlibat dalam gangster yang dapat merugikan dirinya dan keluarga.
"Sebetulnya fungsi dan kepekaan orang tua zaman sekarang ini dibutuhkan sekali untuk menghindari hal-hal negatif anak," kata anggota dewan dari fraksi PDIP ini.
Selain itu, Deden juga menyarankan kepada orang tua untuk memastikan anak agar pulang lebih cepat. Pasalnya, jika pulang larut sangat rawan terhadap perbuatan kriminalitas.
"Pastikan anak-anak kita selambatnya jam 10 malam sudah di rumah, jangan sampai anak kita menjadi pelaku atau korban tawuran atau gangster," pungkasnya.
Sementara terkait program PIP, Deden berharap pemanfaatan dana bantuan tersebut dapat dipergunakan untuk urusan pendidikan para siswa.
Setidaknya, nantinya dapat sedikit meringankan beban keperluan sekolah di awal masa pembelajaran sekolah.
"Jadi nantinya ada keringanan dalam masuk sekolah. Lalu yang terpenting adalah para orang tua siswa harus lebih memperhatikan anak anaknya," kata Deden.
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGPaket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews