Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten
Minggu, 12 April 2026 | 15:51
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TANGERANGNEWS.com- Muhammad Idris, warga Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, sukses membangun bisnis dekorasi rumah yang berfungsi untuk menambah estetika tempat tinggal.
Bisnis bernama Papryllia itu dirintis oleh Idris bersama istrinya sejak 2017 silam. Awalnya, usaha tersebut hana menjual background atau latar belakang foto serta produk inovasi lainnya seperti taplak meja.
Baca Juga: Kisah Affan Arisga, Pemilik Boba Munim Asal Tangerang Sukses Buka Cabang hingga Luar Pulau Jawa
"Alhamdulillah ternyata dari inovasi-inovasi yang kami buat ternyata responnya bagus di masyarakat. Mulai dari taplak meja, sarung bantal sofa, taplak untuk dashboard mobil pun akhirnya kami buat. Semua penjualan juga kami hanya fokus secara online saja sampai sekarang," ujarnya, Rabu, 9 Agustus 2023.

Buah dari keuletan dan ketelatenannya membangun Papryllia, bisnisnya saat ini dikenal berbagai wilayah di seluruh Indonesia, bahkan mampu tembus ke pasar Asia Tenggara, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand.
Hal itu juga berasal dari inovasi yang terus dilakukan oleh Idris dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, yakni kehadiran marketplace online.
Baca Juga: Kisah Anes, Berawal Jual Tas Pinggir Jalan Kini Jadi Influencer Raih Puluhan Juta Perbulan
"Melalui marketplace juga kami jadi bisa melebarkan sayap. Customer bukan hanya saja dari Indonesia bahkan luar negeri pun sudah beli produk kami. Terlebih, selain harganya bersaing kualitas produk kami juga sangat baik dan customer juga bisa custom ukuran," katanya.
Adapun waktu pengerjaannya bervariasi, jika ukurannya cenderung tidak terlalu besar dapat diselesaikan dalam satu hari. Sementara ukuran besar dapat dirampungkan dalam waktu dua hari.
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TODAY TAGLibur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Sebuah surat yang mengatasnamakan Bank Rakyat Indonesia (BRI) beredar di masyarakat dan media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews