Connect With Us

Kisah Yulia, Jadi Relawan Sambil Berbisnis di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 24 Januari 2021 | 19:21

Yulianingsih 22, Relawan Inspiratif. (@TangerangNews / Wiwin Mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang)

Oleh: Wiwin Hernawati, Mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf-Tangerang

TANGERANGNEWS.com-Hanya Tuhan dan semesta yang menjadi saksi bagaimana langkah kaki seorang wanita muda yang berniat untuk membantu sesama manusia di mana pun tenaganya dibutuhkan.

Dengan tutur sapanya yang lembut dan tingkah lakunya yang berbudi luhur, menjadikan wanita muda ini terlihat cantik walaupun tubuhnya tertutup rapih oleh pakaian yang syar’i.

Yulianingsih 22, Relawan Inspiratif.

Kecantikannya terlihat dari tatapan matanya yang begitu meneduhkan hati bagi siapapun yang bersama dengannya.

Wanita muda itu bernama Yulianingsih. Lahir di Jakarta pada 9 Juli 1998, Yulianingsih merupakan salah satu anggota dari Relawan Nusantara Tangerang.

Selain kesibukannya mengajar di sebuah Taman Kanak-kanak, Yulia, sapaan akrabnya, juga memiliki bisnis cemilan yang sedang Ia jalankan sekarang yaitu Kulya (kripik kulit lumpia). 

Yulianingsih 22, Relawan Inspiratif.

Yulia sudah hampir 6 tahun menggeluti tugas kemanusiaan menjadi seorang relawan.

Waktu yang tak singkat bagi seorang wanita muda yang notabennya di luar sana, wanita seumuran dengannya, lebih memilih untuk menghabiskan waktu nongkrong bersama teman-teman ketimbang memenuhi panggilan darurat kemanusiaan. 

Yulianingsih 22, Relawan Inspiratif.

Tanpa rasa lelah tugas yang ia emban diusahakan dijalankan dengan sebaik mungkin.

“Biasanya sih aku ngatur waktu dengan hari libur aku manfaatkan untuk kegiatan relawan dan mengantar pesanan Kulya ke konsumen, nah kalau hari biasa aku gunakan untuk kegiatan pasti aku yaitu mengajar,” ucap Yulia, Minggu (14/01/2021).

Selain tugas kemanusiaan, ia juga memiliki tanggung jawab sebagai pengajar di salah satu TK Sekolah Alam Tangerang Mekar Bakti.

Menjadi guru sangatlah tidak mudah, namun karena rasa cintanya terhadap profesi dan anak-anak begitu tinggi, Yulia sangat menikmati pekerjaannya

Walupaun terkadang lelah datang menghampiri, Yulia ingat kembali bahwa semua pekerjaan yang dilakukan ia niatkan untuk ibadah kepada Allah semata.

“Prinsip aku, selagi bisa lakuin apapun yang kita mampu. Selama itu dalam hal kebaikan, aku hanya berusaha menghabiskan waktu dengan hal-hal yang bermanfaat dan bisa membahagiakan orang banyak. Walaupun terkadang apa yang kita kerjakan tak sesuai dengan hasil yang kita dapat, tapi tenang aja Allah sebaik-baik pengatur jadi syukuri aja dan tetap menjadi manusia bermanfaat bagi manusia yang lainnya,” tambahnya. (RAZ/RAC)

SPORT
Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Persiapan PON 2028, Pelatih Panahan Berkuda se-Indonesia Dapat Pembekalan di Tangerang

Rabu, 4 November 2026 | 19:08

Puluhan pelatih cabang olahraga (Cabor) panahan berkuda atau horseback archery yang berasal dari 38 Provinsi di Indonesia mendapatkan training camp dari pelatih kepala Némethy Horseback Archery Academy di Hungaria, Christoph Némethy.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill