Connect With Us

Masyarakat Kota Tangerang Kembali Diimbau Pakai Masker

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 26 Agustus 2023 | 10:43

Ilustrasi memakai masker (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Dampak polusi udara yang sedang melanda sejumlah wilayah, termasuk Kota Tangerang kian mengkhawatirkan.

Hal ini pun mengharuskan masyarakat untuk kembali mengenakan masker seperti saat Covid-19 mewabah, penggunaan masker dimaksudkan untuk mencegah dampak polusi udara.

Namun, penggunaan masker kembali menimbulkan polemik baru, yakni penumpukan sampah dari masker sekali pakai tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Tihar Sopian mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker kain agar dapat digunakan berkali-kali.

"Penggunaan masker sekali pakai, dapat menjadi salah satu penyebab meningkatnya sampah masker. Maka dari itu, penggunaan masker sekali pakai dapat dikurangi dengan menggunakan masker kain," ujarnya dikutip Sabtu, 26 Agustus 2023.

Menurut Tihar, masker kain dapat dicuci dan digunakan kembali esok harinya. Selain itu, masyarakat juga dapat berkreasi dengan masker-masker buatan sendiri bahkan dapat dijual untuk menambah perekonomian.

Selain penggunaan masker, pencegahan dampak polusi udara dapat mengurangi penggunaan kendaraan bermotor pribadi dan beralih menggunakan transportasi umum.

"Kota Tangerang memiliki transportasi umum yang dikelola Pemkot Tangerang. Silahkan manfaatkan baik Si Benteng, dan BRT Tayo yang murah, aman dan tentu juga nyaman," imbuhnya.

Masyarakat pun diminta untuk melakukan uji emisi kendaraan bermotor agar dapat mengetahui kelaikan kendaraan atau harus segera melakukan servis dan perbaikan.

"Jangan lupa juga untuk melakukan uji emisi kendaraan. Agar dapat diketahui apakah kendaraan kita masih sehat atau harus segera melakukan servis. Dampak dari kendaraan yang tidak lolos uji emisi juga tinggi bagi lingkungan khususnya kualitas udara," tambahnya.

Tihar berharap, masyarakat Kota Tangerang dapat ikut berpartisipasi dalam mengatasi polusi udara yang sedang melanda. 

"Tentu kami tidak dapat menyelesaikan ini sendiri. Perlu andil dan peran dari seluruh masyarakat Kota Tangerang juga. Baik mulai dari tidak membakar sampah, beralih menggunakan transportasi umum, dan lainnya," tutupnya. 

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill