Connect With Us

Polisi Temukan Bocah 3 Tahun Diculik di Batuceper Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 22 September 2023 | 19:42

MRS, 3, balita diduga korban penculikan dipertemukan kembali dengan kedua orang tuanya (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah )

TANGERANGNEWS.com- Seorang bocah berinisial MRS, 3, ditemukan terlantar di kawasan Perumahan Paradis Eksklusif, Kelurahan Poris Gaga, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, pada Kamis, 21 September 2023.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam di kawasan tersebut.

Menurut penuturannya, saat ditemukan korban dalam keadaan menangis dan kebingungan. Satpam pun sempat kesulitan untuk berkomunikasi lantaran usianya yang masih balita.

Lalu, petugas segera menghubungi anggota bhabinkamtibmas Polsek Batuceper untuk meminta bantuan.

Bhabinkamtibmas Aiptu Ekwanto bersama dengan Kanit Reskrim Polsek Batuceper Iptu Suhenri dan jajaran segera mendatangi lokasi penemuan usai mendapat laporan.

Kendati demikian, identitas korban masih belum dapat diketahui. Korban kemudian dititipkan ke yayasan anak yatim di wilayah Poris Gaga sembari pihak kepolisian bertugas mencari keluarganya.

"Anak balita tersebut sementara waktu kita titipkan di yayasan anak yatim sambil menunggu keesokan hari bila ada yang mencari. Dan di hari itu juga anggota menyebar foto anak lewat media sosial group WhatsApp, Instagram, Facebook," ujar Zain dalam keterangannya, Sabtu, 23 September 2023.

Tak berselang lama, pihaknya kemudian melihat di media sosial Instagram IG_Balaraja terdapat unggahan informasi anak hilang dengan tagar korban penculikan.

Saat diamati lebih lanjut, ternyata informasi anak hilang dalam unggahan tersebut memiliki ciri fisik dan pakaian sama seperti anak yang ditemukan oleh pihak kepolisian sebelumnya.

"Kita (polisi) coba menghubungi nomer telepon yang tertera di isi berita kehilangan medsos, dan langsung di terima orang tua perempuan korban. Lalu, mengatakan bahwa benar anak tersebut adalah anaknya yang dibawa kabur seseorang," terang Zain.

Kedua orang tua anak tersebut kemudian mendatangi Polsek Batuceper pada pukul 18.00 WIB, lengkap dengan membawa bukti-bukti identitas sang anak dan saksi-saksi, termasuk kakak korban.

"Kedua orang tua korban, kepada petugas menceritakan ikhwal hilangnya anak balitanya tersebut. Bahwa anaknya hilang pada Kamis, 21 September 2023 sekira jam 14.00 WIB, diduga dibawa oleh tetangga dekatnya bersama sang pacar," ungkap Zain.

Lebih lanjut, rupanya kedua orang tua korban telah melaporkan peristiwa dugaan penculikan tersebut ke Polsek Balaraja.

Oleh karena itu, Kapolsek Batuceper Kompol Susida Aswita segera melakukan koordinasi dan momunikasi dengan Polsek Balaraja untuk proses lebih lanjut.

Adapun korban saat ini telah kembali dipertemukan denga kedua orang tuanya dalam keadaan sehat.

"Korban anak balita tersebut telah kita serahkan ke kedua orang tuanya dalam keadaan sehat setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh pihak Puskesmas Batuceper," tutup Zain.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill