Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com- Kota Tangerang kembali menyelenggarakan Festival Maulid dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, pada 27 September hingga 1 Oktober 2023 mendatang.
Festival ini diperkirakan akan didatangi oleh ratusan pengunjung, sehingga memerlukan akses parkir yang memadai.
“Festival Maulid Nabi 2023 ini tentunya akan mengundang pengunjung dalam jumlah yang besar," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely.
Suhaely menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia terkait konsep, peta, dan mekanisme parkir untuk pengunjung Festival Maulid 2023.
"Oleh karenanya, kami (Dishub Kota Tangerang) bersama pihak-pihak terkait telah menyediakan area parkir resmi,” jelasnya.
Lanjutnya, parkiran utama terletak di Masjid Raya Al A’zhom dan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dengan sebanyak 750 kendaraan.
Sementara itu, area parkir alternatif terletak di Stadion Benteng Reborn yang berkapasitas 659 kendaraan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (Lapas Anak) Kota Tangerang dengan kapasitas 640 kendaraan.
Selain itu, disediakan juga area parkir khusus tamu VIP yang terletak di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang.
"Berdasarkan kapasitas yang telah disediakan tersebut dinilai telah sangat cukup menampung jumlah pengunjung selama Festival Maulid Nabi 2023 berjalan," katanya .
Oleh karena itu, para pengunjung diimbau untuk memarkirkan kendaraannya di titik-titik lokasi resmi yang telah disediakan.
Adapun Suhaely menegaskan area parkir resmi tersebut dapat diakses oleh seluruh pengunjung secara gratis tanpa dipungut biaya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGAksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para remaja agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama mengakses media sosial (medsos) guna menjaga kesehatan mental di tengah pergeseran pola interaksi digital.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews