Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar Festival Maulid di Kampung Bekelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Festival yang digelar selama tiga hari pada 8-10 November 2019 ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah.

Pembukaan festival yang digelar kedua kalinya ini diramaikan dengan Kirab Maulid, Jumat (8/11/2019).
Dalam kirab tersebut, ratusan peserta yang berasal dari unsur pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan sambil membawa gunungan dan tumpeng.

Rute kirab dimulai dari Jalan Perintis, Jalan Kisamaun, hingga Jalan Kalipasir. Start dan finish di Kampung Bekelir.
Setelah pawai, gunungan dan tumpeng yang dibawa langsung dibagikan dan dimakan bersama-sama dengan masyarakat yang hadir.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan, semarak Festival Maulid ini dapat membangun semangat kebersamaan bagi masyarakat Kota Tangerang.
Baca Juga :
"Mudah-mudahan dengan keberkahan Maulid Nabi Muhammad SAW ini mendapat semangat buat masyarakat Kota Tangerang untuk menjaga kesatuan, kebersamaan, dan berakhlakul kharimah," ujarnya.

Selama tiga hari digelar, Festival Maulid menyuguhkan berbagai kegiatan, di antaranya Tabligh Akbar bersama Sayyid Seif Alwi dan K.H. Zuhri Yaqub, Perlombaan bernuaansa islami dan bazar murah dengan Kampung Bekelir sebagai lokasi utama berlangsungnya festival.
Dengan adanya Festival Maulid ini, Arief mengharapkan ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai acuan untuk lebih menggerakan revolusi mental.
"Jadi, berharap semua masyarakat dapat berpatisipasi," pungkasnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGTren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews