Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TANGERANGNEWS.com—Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar Festival Maulid di Kampung Bekelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.
Festival yang digelar selama tiga hari pada 8-10 November 2019 ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 Hijriyah.

Pembukaan festival yang digelar kedua kalinya ini diramaikan dengan Kirab Maulid, Jumat (8/11/2019).
Dalam kirab tersebut, ratusan peserta yang berasal dari unsur pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan sambil membawa gunungan dan tumpeng.

Rute kirab dimulai dari Jalan Perintis, Jalan Kisamaun, hingga Jalan Kalipasir. Start dan finish di Kampung Bekelir.
Setelah pawai, gunungan dan tumpeng yang dibawa langsung dibagikan dan dimakan bersama-sama dengan masyarakat yang hadir.
Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah mengatakan, semarak Festival Maulid ini dapat membangun semangat kebersamaan bagi masyarakat Kota Tangerang.
Baca Juga :
"Mudah-mudahan dengan keberkahan Maulid Nabi Muhammad SAW ini mendapat semangat buat masyarakat Kota Tangerang untuk menjaga kesatuan, kebersamaan, dan berakhlakul kharimah," ujarnya.

Selama tiga hari digelar, Festival Maulid menyuguhkan berbagai kegiatan, di antaranya Tabligh Akbar bersama Sayyid Seif Alwi dan K.H. Zuhri Yaqub, Perlombaan bernuaansa islami dan bazar murah dengan Kampung Bekelir sebagai lokasi utama berlangsungnya festival.
Dengan adanya Festival Maulid ini, Arief mengharapkan ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai acuan untuk lebih menggerakan revolusi mental.
"Jadi, berharap semua masyarakat dapat berpatisipasi," pungkasnya.(RMI/HRU)
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TODAY TAGKetua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews